Kopi Sumsel Diminati Australia dan Malaysia, Pj Gubernur Sumsel, Dewan Komisioner OJK, dan Karantina Sumsel Lepas Ekspor 

98
Ekspor Kopi asal Sumatera Selatan (Sumsel)  dilepas secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, didampingi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan, Kostan Manalu, serta Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Anita Setyawati, di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Minggu (19/1).  (BP/ist)

Palembang, BP- Kopi asal Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menembus pasar internasional dengan ekspor perdana 19,8 ton green bean kopi jenis Arabica Grade 1 Specialty asal Semendo, Muara Enim, dan Robusta Grade 1 asal Pagaralam menuju Australia, serta 39,6 ton green bean kopi jenis Robusta Grade 4 asal Pagaralam menuju Malaysia.

 

Ekspor ini dilepas secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, didampingi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel, Kostan Manalu, serta Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Anita Setyawati, di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Minggu (19/1).

Baca Juga:  Ahli Sejarah Palembang Jelaskan Silsilah Ahli Waris Raden Nangling , Tegaskan  Tidak Ada Nama RA Ningdep

 

Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat dalam proses ekspor ini. “Ekspor kopi Sumsel ke Australia dan Malaysia merupakan bukti bahwa produk lokal kita mampu bersaing di pasar global. Ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan perekonomian petani kopi di Sumsel,” ujarnya.

 

Kepala Balai Karantina Sumsel, Kostan Manalu, menjelaskan bahwa Badan Karantina Indonesia sebagai instrumen negara memberikan kepastian kesehatan terhadap komoditas yang akan diekspor. “Kami memastikan bahwa kopi yang diekspor telah memenuhi persyaratan karantina dan bebas dari hama serta penyakit. Ini penting untuk menjaga kepercayaan negara tujuan terhadap produk Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  Cawapres 2019 Sangat Ditentukan Situasi Negara

 

Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean, melalui Karantina Sumsel, menyampaikan harapannya agar negara mitra dapat melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam perdagangan internasional. “Ekspor kopi Sumsel ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai pemasok produk berkualitas tinggi. Kami akan terus mendukung upaya peningkatan ekspor komoditas lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kurniawansyah Mengambang Tak Bernyawa di Sungai Musi

 

Dengan ekspor ini, diharapkan kopi Sumsel semakin dikenal di pasar global dan membuka peluang ekspor yang lebih besar ke negara-negara lainnya.#udi

 

 

 

Komentar Anda
Loading...