Kemenkumham Sumsel serahkan empat sertifikat merek ke FH Unsri

11

PALEMBANG, BP- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan empat sertifikat merek kepada Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang.

“Empat sertifikat merek yang diserahkan pada acara Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak atau Mobile Intelectual Property Clinic (MIC) yang berlangsung hingga 21 Juni 2024 itu yakni Jurist Concordia, Sriwijaya Crimen Legal Studies, Repertorium, dan L ex L,” kata Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sumsel Ika Ahyani Kurniawati, di Palembang, Kamis.

Kegiatan penyerahan sertifikat tersebut telah dilaporkan kepada Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham, pimpinan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan.

Selain FH Unsri, menurut Ika, juga diserahkan sertifikat merek BIM Group kepada PT. Bina Insani Madina.

Kemudian surat pencatatan hak cipta kepada pejabat Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti yang mendaftarkan aplikasi sistem informasi manajemen pelayanan narapidana dan anak didik Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti (Simpeldik), Lapas Kelas II A Lubuklinggau yang mendaftarkan hak cipta Lapas Lubuklinggau Pasti PADEK, maskot Si PADEK, dan aplikasi sistem informasi narapidana (Si-Rapi).

Baca Juga:  Langkah Pertama Tito: Reformasi Internal Polri

Selanjutnya surat pencatatan hak cipta sustainability PT Bukit Asam Tbk yang mendaftarkan Batik Kujur Yuyun Motif Pelangi Tanjung – (Tri Yuniarti), Batik Kujur Sagita – (Yusmala Dewi), Batik Kujur RTY Motif Kujur Kopi – (Tyna Soraya), Batik Kujur Quinneemay – (Mayar Rizi), Batik Kujur MW – (Sri Wirdiyati).

Batik Kujur Mery Motif Kujur Daun Bambu – (Sas Mery), Batik Kujur Jujur – (Ahmad Syahdan), Batik Kujur LM Motif Bunga Tanjung – (Lilis Suryani), Batik Kujur LA Motif Kujur Melati – (Lela Pusfita), Batik Kujur Kenanga – (Usnitah), Batik Kujur Eka Motif Tengkiang Padi – (Eka Saridah), Batik Kujur AS – (Susanti).

Baca Juga:  Kemenkumham Sumsel Gandeng DJKI Lakukan Asistensi dan Drafting Paten

Selain itu, juga surat pencatatan hak cipta Lapas Kelas II B Muara Enim yang mendaftarkan Batik Cap Motif Lemang.

Pada kesempatan itu juga diserahkan surat pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) Komunal kepada pejabat Pemkot Palembang yang mendaftarkan kain songket motif tabur mawar bintang, motif perak berante, motif limar tabur, motif lepus pulir.

Kemudian kain songket motif lepus bintang, cempuk mawar kecil, bintang tabur, bintang bekandang, bintang berante berakam, tabur anak ayam, nago besaung, dan motif anak ayam.

Diserahkan pula surat pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) Komunal Kitab Simbur Cahaya kepada pejabat Pemkot Palembang dan potensi indikasi geografis (IG) nanas prabumulih kepada pejabat Pemkot Prabumulih.

Baca Juga:  Curi Motor Anak Buahnya, Edison Diamankan

Selanjutnya sertifikat Paten diserahkan kepada sentra HKI Universitas Sriwijaya yang mendaftarkan Metode Coating Batubara Dengan Minyak Kelapa dan Proses Pembuatannya – (RR. Yunita Bayu Ningsih, S.T., M.T., Dr. Hj. Rr. Harminuke Eko Handayani, S.T., M.T., Muhammad Anggara Imam Tantowi).

Sebelumnya Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya menjelaskan bahwa puluhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pameran busana batik kujur, serta kopi robusta Semende meramaikan acara MIC 2024 .

Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak atau Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) telah dibuka secara resmi, Rabu (19/6) oleh Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan Kementerian Hukum dan HAM Ibnu Chuldun didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel S.A. Supriono.

“Kegiatan tersebut mengusung tema Iloknye Batik Kujur Dusun Tanjung Sambil Ngikhub Kopi Semendo Muara Enim,” kata Ilham. #man/rel

Komentar Anda
Loading...