Cemburu, Dani Bantai Calon Pasutri 

37

Dani Andika (34) warga Desa Menang Raya, Kampung III, Lorong Guru, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Privasi Sumsel, atau Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, langsung ditangkap anggota Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (15/12) malam dalam pelariannya di kawasan Tanjung Lago Banyuasin. (BP/IST)

Palembang, BP- Dani Andika (34) warga Desa Menang Raya, Kampung III, Lorong Guru, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Privasi Sumsel, atau Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, langsung ditangkap anggota Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (15/12) malam dalam pelariannya di kawasan Tanjung Lago Banyuasin.

Tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban Farid Afandi (39) warga Jalan Talang Kepuh, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I, Palembang, dengan menusukkan senjata tajam pisau di dada kiri, Jumat (15/12) sekira pukul 12.00 WIB di Jalan KH Faqih Usman, Lorong Sungai Goren, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

Tersangka Dani menusuk mantan istri sirinya Agus Pita (23) warga Jalan KH Faqih Usman, Lorong Sungai Goren, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, di bagian pundak dan perut sebelah kiri, hingga mendapatkan perawatan di RS Bari Palembang.

Diketahui kalau korban Farid Afandi dan Agus Pita akan melangsungkan pernikahan beberapa hari lagi.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah membenarkan Sat Reskrim Polrestabes Palembang sudah menangkap tersangka Dani Andika.

“Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 atau 338 dan 353 KUHP tindak pidana pembunuhan dengan berencana atau penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” ujar Kombes Pol Harryo Sugihhartono kepada wartawan saat pers rilis di Mapolrestabes Palembang, Sabtu (16/12).

Baca Juga:  Capres 01 Jokowi-Amin Optimis Menang di Pilpres 2019

Menurutnya kejadian berawal tersangka yang merasa sakit hati terhadap korban Agus Pita yang merupakan istri sirih tersangka yang berselingkuh dengan korban Farid Afandi (meninggal dunia).

Lalu, tersangka berniat dan merencanakan untuk membunuh Agus Pita dengan menyiapkan satu bilah pisau. Kemudian tersangka mendatangi rumah kontrakan Agus Pita namun sampai di TKP tidak bertemu. Lalu tersangka pulang dan bertemu Agus Pita dan Farid di perjalanan tak jauh dari TKP.

Saat itulah tersangka ini langsung menusuk Agus Pita berkali kali mengenai pundak dan perut sebelah kiri. “Saat itu lah korban Farid berusaha menolong Agus Pita, sehingga langsung di tusuk juga di bagian dada sebelah kiri sampai korban meninggal dunia ditempat. Kemudian tersangka melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna merah,” katana.

Masih kata Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan untuk motif peristiwa pembunuhan ini karena cemburu dan sakit hati.

Baca Juga:  Buronan Kasus Begal Ditangkap

Selain mengamankan tersangka anggota juga mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy nopol BG 4917 KAJ, satu bilah pisau, satu jaket warna hitam, satu helai baju Kokoh lengan panjang warna hitam Lis putih.

 

Tersangka  Dani mengakui bahwa saat kejadian dirinya tidak bermaksud untuk membunuh korban Farid Afandi.

“Karena dia (korban) hendak menolong Agus Pita (mantan istri nikah sirih) bahkan hendak merebut pisau saya dan memukul, saya menunduk langsung saya tusuk ketubuhnya,” katanya.

Menurut Dani, dirinya dendam dan sakit hari kepada Agus Pita yang merupakan mantan istri nikah sirihnya karena berselingkuh dari dirinya. Mendapat kabar tersebut, Dani mendatangi rumah kontrakan di TKP di Jalan KH Faqih Usman, Lorong Sungai Goren, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

Sesampai di kontrakan tidak bertemu Agus Pita tetapi seorang laki laki, dan bertanya kepadanya kemana Agus Pita yang dijawabnya pergi ke Pasar. Lalu langsung mencarinya ke Pasar dan tidak bertemu, dan kembali lagi datang ke kontrakan Agus Pita. Dan masih tidak bertemu, namun datang adik perempuan adik Agus Pita ke kontrakan dan hendak pergi kembali setelah melihat pelaku.

Baca Juga:  Kampung Narkoba di Muratara Digrebek Polisi, 18 Orang Diamankan

Saat itulah Dani mengatakan kepada adik perempuan Agus Pita dengan mengatakan omongi sama kak kamu (Agus Pita) jangan menantang aku nanti aku bunuh nian.

“Saat saya pulang dari kontrakan berpapasan dengan Agus Pita dan korban Farid saat berjalan kaki, Agus Pita masih menantang dengan berkata mau apa kamu, sehingga langsung saya tusuk dengan pisau yang sudah saya siapkan dan bawa dari rumah kearah tubuhnya, tidak tau berapa kali,” katanya.

Lanjutnya, korban Farid saat itu sudah saya suruh pergi karena tidak ada urusan nanti kamu mati. “Rupanya korban malah membantu dengan merebut pisau dan memukul saya, saat di pukul saya menunduk dan dengan pisau yang dipegang ditangan langsung saya tusuk korban,” katanya.

Masih katanya, merasa hidupnya telah hancur karena Agus Pita, sudah menikah hampir 2 tahunan dan sempat putus nyambung, “Dulu pernah waktu Agus Pita ini selingkuh dengan Roman pertama kali dan kembali lagi dengan saya. Dan menunjukkan rasa sayang saya kepadanya saya memotong jari saya didepan mata dia sekitar setengah tahun lalu,” katanya.#udi

 

 

 

Komentar Anda
Loading...