Tawuran di Jalan Radial Direkonstruksi di Polda Sumsel 

27

Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel menggelar rekonstruksi tawuran yang menewaskan Ilham Sayudi pada 14 Oktober 2023 lalu.
Rekonstruksi dilakukan di halaman Jatanras Polda Sumsel, Jumat (15/12).(BP/IST)

Palembang, BP- Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel menggelar rekonstruksi tawuran yang menewaskan Ilham Sayudi pada 14 Oktober 2023 lalu.

Rekonstruksi dilakukan di halaman Jatanras Polda Sumsel, Jumat (15/12).

 

Sebanyak 12 adegan diperagakan langsung oleh tersangka utama yakni Kn (17).

 

Rekonstruksi, kelompok  di awali  tersangka Kn yang memimpin dn  menyusun rencana untuk melakukan tawuran melawan Geng Original 19.

 

Sedangkan korban tengah bersama teman-temannya berkumpul di Rusun Jalan Radial.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Minta Pemprov Sumsel Pertimbangkan Ketetapan Pengaturan Jam Kerja Guru Honor SMA/SMK

 

Lalu datanglah geng Basis 54 menghampiri kelompok korban. Melihat rombongan pelaku datang korban lari nahasnya korban terjatuh, di sinilah kelompok pelaku membacok korban.

 

Korban terkena sabetan senjata tajam jenis clurit, dalam kondisi terluka korban sempat berdiri dengan membawa tombak dan sempat berduel dengan pelaku yang masih DPO. Sebelum akhirnya korban pun tak berdaya dan di keroyok oleh beberapa pelaku termasuk Kn.

Baca Juga:  Razia Tempat Hiburan Amankan 28 Pengunjung dan Pemandu Karoke

 

Selanjutnya tersangka Kn mengeroyok korban berenam, dan hingga kini lima rekan Kn masih buron, yakni inisial DYT, EJK, PTR, FRL, dan BGS.

 

Masing-masing tersangka tidak hanya menggunakan parang namun juga pipa besi dan corbek untuk menghabisi nyawa korban.

 

Setelah mengeroyok korban, tersangka FRL mengajak DYT dan Kn kabur naik sepeda motor.

Sementara korban digotong oleh warga untuk membawanya ke rumah sakit kemudian akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga:  DPP KAMSRI Usul Ke Pemerintah Pusat Untuk Dirikan Museum Sejarah  Peradaban Islam Nusantara di Palembang

 

Kanit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Willy Oscar mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui peran masing-masing tersangka pengeroyokan sebelum berkas perkara dilanjutkan ke Kejaksaan.

“Ada 12 adegan yang diperagakan diperagakan hari ini terkait peristiwa tawuran di Jalan Radial. Bisa dilihat dari rekonstruksi pelaku dikeroyok oleh enam orang pelaku menggunakan senjata berbeda-beda, ” kata Willy.#udi

 

 

 

Komentar Anda
Loading...