Akhirnya, Tim Tabur Kejati Sumsel-Intelijen Kejari Palembang Tangkap DPO 6 Tahun Kasus Pengrusakan

51

Sempat buron 6 tahun, M Yani alias Jenggo buron selama lebih kurang 6 (enam) tahun kasus pengrusakan, ditangkap Tim Tangkap Buron (tabur) dibantu tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, pada Jumat (15/12), di kediamannya Jalan Ratu Sianom Lorong Kenanga Kota Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Sempat buron 6 tahun, M Yani alias Jenggo buron selama lebih kurang 6 (enam) tahun kasus pengrusakan, ditangkap Tim Tangkap Buron (tabur) dibantu tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, pada Jumat (15/12), di kediamannya Jalan Ratu Sianom Lorong Kenanga Kota Palembang.

“Yang bersangkutan merupakan DPO kasus pengrusakan, yang dipidana dengan hukuman 1 tahun penjara,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel Vanny Yulia Eka Sari SH MH , Jumat (15/12).

Menurutnya terpidana Jenggo divonis 1 tahun penjara berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI sejak tahun 2017 silam.

Usai dilakukan penangkapan terpidana Jenggo langsung dilakukan penahanan menjalani masa hukuman pidana selama 1 tahun di Rutan Kelas IA Pakjo Palembang.

Baca Juga:  Komisi V DPRD Sumsel Prihatin Dengan Kondisi SMAN I Muara Rupit

Kepala Kejari Palembang Jonny W Pardede SH MH Kasi Intelijen Dr Hardiansyah SH MH MiPol menjelaskan  tim Tabur Kejati Sumsel dibantu tim Intelijen Kejari Palembang telah cukup lama dan intens mencari keberadaan terpidana Jenggo.

“Kita sudah lama memetakan keberadaannya, dan kita cari momentum yang tepat tanpa menimbulkan gejolak,” kata Hardiansyah.

Didampingi ketua Tim Tabur Kejati Sumsel Adi Mulyawan SH MH, Kasi Intel menuturkan selama 6 tahun terpidana Jenggo kabur dibeberapa daerah tidak hanya menetap di satu daerah saja.

Baca Juga:  Empat Dus Aneka Miras Disita

Kata Hardiansyah, selain berpindah-pindah kesulitan yang dihadapi tim Tabur dan Intelijen Kejari Palembang bahwa terpidana Jenggo sering berganti-ganti nomor telepon.

 

Sampai akhirnya, kata Hardiansyah pada hari ini sekira ba’da Jumat tim Tabur dan Intel berhasil mengamankan terpidana Jenggo dan langsung dibawa ke kantor Kejari Palembang.

 

Dia mengimbau, kepada para terpidana lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lainnya lebih baik menyerahkan diri.

Sebelumnya  terpidana M Yani alias Jenggo dijerat dengan tindak pidana pengrusakan terhadap barang.

Baca Juga:  “Jangan Pernah Ngomong New Normal, Selesaikan Dulu Penurunan Covid Dalam PSBB”

Dalam perkara dengan Nomor 1705/PID.B/2015/PN.Plg, terpidana M Yani alias Jenggo dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 170 (1) KUHP.

Terpidana M Yani alias Jenggo dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 1 tahun 6 bulan penjara, dan dihukum  1 tahun penjara.

Dalam perjalanannya, terpidana M Yani alias Jenggo sempat mengajukan upaya hukum banding pada tingkat Pengadilan Tinggi Palembang.

Namun, pada tingkat banding upaya hukum yang diajukan terpidana M Yani alias Jenggo dimentahkan dengan tetap menjatuhkan pidana 1 tahun penjara.#udi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...