Elaktibilitas Paslon Prabowo- Gibran Berpotensi Meroket

92
Pengamat politik Arianto, M.I.KOM.POL, (BP/IST)

Palembang, BP – Pasca mendaftar di Komisi Pemilihan Umum  (KPU) tiga pasang bakal calon presiden dan wakil presiden akan mulai bergejolak dalam elektabilitas. Pasangan capres Prabowo-Gibran yang mendaftar terakhir diprediksi akan berpotensi mengalami lonjakan elektabilitas dalam satu sampai tiga bulan kedepan. Mantan danjen kopassus dan walikota Solo ini bukan tidak mungkin akan memperlebar jarak (gap) elektabilitas dengan rival utamanya Ganjar Pranowo – Mahfud MD. Demikian diungkapkan pengamat politik Arianto, M.I.KOM.POL,  Senin (30/10).

“Potensi Prabowo -Gibran menarik pemilih dari Paslon Ganjar – Mahfud MD sangat besar. Pemilih di basis Jawa Tengah, Generasi milenial, gen Z dan para santri muda yang terafiliasi dengan NU tentunya menjadi sasaran empuk yang akan di dasar Gibran. Modal untuk menarik simpul pemilih tersebut sudah dimiliki Gibran, tinggal lagi Gibran beraksi menyentuh hati pemilih di simpul tersebut. Sebab, kecenderungan besar di simpul tersebut yg secara hitungan politik angkanya sangat besar dipastikan mengarah ke Gibran, bukan dengan pasangan capres lainnya,” jelas Direktur eksekutif LKPI ini.
Mantan kordinator LSI yang sudah puluhan tahun bergelut di bidang survei opini publik ini menambahkan, dilihat dari irisan pemilih, pemilih Prabowo yang dulu sebelumnya berseberangan dengan pemilih Jokowi saat ini sudah bersatu. Ketika Prabowo sudah masuk dalam jajaran kabinet Jokowi, jelas terlihat, elektabilitas Prabowo tidak mengalami penurunan signifikan.
Terlebih lagi setelah berpasangan dengan anak biologis Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maka pemilih Prabowo dan Jokowi menjadi saling memperkuat dan menambah kekuatan baru, utamanya peralihan dari pemilih Paslon capres Ganjar-Gibran.
“Data survei kami mengatakan bahwa ada 28 % pemilih Ganjar tersebut berasal dari tingkat kepuasan Jokowi selama memimpin. Artinya, diprediksi kedepan, jumlah pemilih tersebut sangat besar dan berpotensi beralih ke Prabowo -Gibran. Irisan pemilih tersebut sangat kental dengan approval rating Jokowi. Lompatan pemilih ini juga yang menjadi salah satu faktor yang besar membuat Prabowo-Ganjar kedepan akan tetap unggul memuncaki hasil-hasil survei lembaga yang kredibel kedepan,,”ungkap lembaga yang tergabung dalam PERSEPI ini.
Di satu sisi, lanjut mantan auditor konvensi capres partai Demokrat ini mengatakan, Paslon AMIEN tetap harus diwaspadai.
Data survei menunjukkan militansi yang sangat kuat Paslon yang dibesut partai Nasdem, PKB dan PKS  ini pemilihnya akan datang ke TPS pada hari pemilihan sangat kuat dibandingkan dua Paslon lainnya. Faktor partisipasi pemilih ini sangat penting karena  bisa saja terjadi pembalikan data survei yang di gelar lembaga survei meskipun secara statistik survei Paslon tersebut bisa unggul.
Namun karena lemahnya militansi pemilihnya untuk datang ke TPS tentunya sangat tidak menguntungkan bagi Paslon capres da cawapres tersebut.
“Faktor utama yang juga sangat penting adalah setiap Paslon capres dan cawapres wajib memperkuat militansi pemilihnya untuk datang ke TPS. Saat ini, data survei menunjukan, Paslon AMIEN yang sangat kuat militansinnya dibandingkan Prabowo-Gibran dan Ganjar -Mahfud,” katanya.#udi
Baca Juga:  Covid-19 Masih Tinggi, Pemilik Cafe dan Resto di Palembang Banyak Langgar Jam Operasional
Komentar Anda
Loading...