Rumah Milik Sri Widayani di Bedah, Usulan Anggota DPRD Palembang Ini

68
Keluarga Sri Widayani, pemilik rumah tak layak huni, yang beralamat di Lorong Sabar, RT 31, RW 05, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, merasa terharu sekaligus bahagia, setelah dikunjungi langsung oleh anggota Komisi IV DPRD Palembang, Paidol Barokat, bersama Ketua BAZNAS Kota Palembang, Selasa (10/10).(BP/IST)

Palembang, BP- Keluarga Sri Widayani, pemilik rumah tak layak huni, yang beralamat di Lorong Sabar, RT 31, RW 05, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, merasa terharu sekaligus bahagia, setelah dikunjungi langsung oleh anggota Komisi IV DPRD Palembang, Paidol Barokat, bersama Ketua BAZNAS Kota Palembang, Selasa (10/10).

Dalam kunjungan wakil rakyat dan Ketua BAZNAS tersebut, sekaligus dilakukan pembongkaran secara simbolis untuk dilakukan bedah rumah, yang dimulai hari ini.

“Keluarga ini sudah beberapa bulan lalu menyampaikan permohonan untuk dilakukan bedah rumah, setelah kami cek beberapa Minggu lalu, ternyata benar rumah ini sangat tidak layak. Oleh karenanya kami langsung meminta kepada Pj Walikota, agar segera dilaksanakan bedah rumah bagi keluarga Sri Widayani, melalui program bedah rumah BAZNAS Palembang,” kata Paidol.

Baca Juga:  Pabrik Pusri IIB Diklaim Ramah Lingkungan

Ia berharap, dengan dilakukannya bedah rumah tersebut, kehidupan keluarga Sri Widayani dapat lebih baik dengan memiliki tempat tinggal yang layak.

“Rumah berbahan kayu dengan ukuran sekitar 4×6 ini, sudah sangat tidak layak. Apalagi, ditengah rumah tersebut papannya sudah bolong besar, sehingga sangat berbahaya bagi dua anak mereka. Belum lagi, dinding banyak bolong dan tempat pembuangan tidak ada sekat, semoga setelah rumah ini selesai dibedah, dapat bermanfaat bagi keluarga,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Alex Noerdin Hadiri Haul Ki Marogan

Sementara itu, Ketua BAZNAS Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, mengatakan, proses pengerjaan bedah rumah milik keluarga Sri Widayani, sekitar 1 bulan, dengan rincian biaya sekitar Rp 70 juta, ukuran 6×6, dan memiliki dua kamar.

“Yang menjadi catatan bagi keluarga bahwa rumah ini tidak bisa diperjual belikan. Karena pembangunan ini merupakan dana umat. Memang benar keluarga ini masuk dalam keluarga yang berhak menerima bantuan bedah rumah, setelah melalui berbagai proses dan semua persyaratan lengkap,” kata Ridwan.

Baca Juga:  Penerapan Data Terpilah bagi Penyandang Disabilitas Harus Segera Direalisasikan

Ditempat yang sama, Sri Widayani, mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Palembang, dan BAZNAS yang sudah membantu keluarganya.

“Kami ucapkan terima kasih tak terhingga kepada pak Paidol Barokat, tanpa bantuannya, rumah kami tidak akan dibedah. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikannya dengan pahala berlipat,” pungkasnya.

 

Diketahui, hadir juga koordinator bedah rumah BAZNAS Palembang, Andi, Ketua RW 05,  Nasmin Suhairi, Ketua RT dan warga sekitar.#udi

 

 

 

Komentar Anda
Loading...