Kapolda Sumsel dan Dandrem 044 Gapo Tinjau Karhutla di OKI dan OI

61
Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo SIK bersama Danrem 044/Gapo  Brigjen TNI M. Naudi Nurdika S.I.P., M.Si, M.Tr (Han). Memantau situasi kebakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (SumSel). Sabtu (30/9).(BP/IST)

Palembang, BP- Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo SIK bersama Danrem 044/Gapo  Brigjen TNI M. Naudi Nurdika S.I.P., M.Si, M.Tr (Han). Memantau situasi kebakaran lahan  (Karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (SumSel). Sabtu (30/9).

Kapolda Sumsel mengatakan, terlihat banyak titik api di route yang kami lewati sesuai pantauan satelit BRIN, terutama di daerah Tulung Selapan, Jungkal dan Tanjung Raja.

Baca Juga:  Lucianty Pastikan Maju Pilkada Muba, Anas Urbaningrum Berikan Restu

“Dari beberapa kali patroli udara yang kami laksanakan, diyakini bahwa kebakaran ini disebabkan oleh peladang yang membuka lahan dengan cara membakar. Cara ini memang mudah dan murah, namun perlu disadari bahwa perbuatan ini membuat orang lain menderita karena iritasi mata (pedih), infeksi saluran pernapasan, dengan gejala sesak napas dan batuk, serta bisa berakibat kematian bagi penderita penyakit tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Dodi: Tunggu Hasil Rekap KPU

Menurutnya arah angin yang cenderung datang dari arah Tenggara menuju Barat laut, membawa asap dari Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir ke arah kota Palembang yang berpenduduk 1.7 juta jiwa.

“Sebagai umat manusia yang bersifat sosial, kita tidak boleh memikirkan diri sendiri dan mengabaikan kepentingan orang lain,” kata mantan Kapolda Jambi

 

Beberapa kendala petugas di lapangan antara lain sulitnya akses jalan untuk mencapai lokasi api, minimnya peralatan serta ketersediaan air. Pemerintah Daerah Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir telah mengalokasikan anggaran guna memenuhi keterbatasan ini.

Baca Juga:  Terkait Statement MAKI Sumbagsel, Syamsul Bahri: Wajar-wajar Saja Ada yang Pro dan Kontra

Sebesar apapun biaya yang dikeluarkan dan seberat apapun upaya pemadaman yang dilakukan, tidak akan ada artinya bilamana masyarakat masih membuka lahan dengan cara membakar.

“Berhentilah membakar lahan, kasihanilah saudara kita yang tengah berjuang memadamkan Api,” katanya.#udi

Komentar Anda
Loading...