Begal Teman Sendiri Unyil Ditangkap Polda Sumsel

23
Jupriansyah alias Unyil (31) dari Kompleks Kenten Azhar, Talang Kelapa, Banyuasin, nekat membegal temannya sendiri.(BP/IST)

Palembang, BP- Jupriansyah alias Unyil (31) dari Kompleks Kenten Azhar, Talang Kelapa, Banyuasin, nekat membegal temannya sendiri.

Saat tersangka  berada di belakang sepeda motor Honda Revo dengan nomor plat BG 3509 IS, yang dikendarai oleh temannya, Mey Saputra (30) di TPU Talang Kerikil. Tepatnya di Jalan MR Sudarman Gandasubrata, Sukajaya, Sukarami pada Kamis malam (25/5) sekitar pukul 18.30 WIB.

Tak terima dengan perbuatannya, korban segera melaporkan insiden tersebut ke Polrestabes Palembang.

Baca Juga:  Gubernur Alex Noerdin Terima DIPA 2018 dari Presiden

Llau tim opsnal unit 2 Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumsel, bersama pimpinan Kompol Bakhtiar,SH dan Panit Iptu Teddy Bharata,SE, ,menangkap tersangka  Jum’at (11/8).

Awalnya, tersangka sempat menghilang setelah kejadian tersebut. Namun, informasi terbaru mengindikasikan bahwa Unyil telah kembali ke rumahnya.

Mendapat informasi ini, petugas unit 2 segera bergegas menuju rumah tersangka. Namun, rupanya mereka mendapat informasi palsu dari salah seorang anggota keluarga tersangka yang mengatakan bahwa Unyil baru saja pergi dengan sepeda motor.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gagalkan Peredaran 5kg Seberat Shabu 

Berbekal informasi ini, petugas berusaha mengejar tersangka hingga berhasil menangkap Unyil saat sedang berkendara menuju Simpang Talang Keramat.

Direktur Dit Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo,SH,SIK melalui Kasubdit III Jatanras, Kompol Agus Prihadinika,SH,SIK menjelaskan. Bahwa kronologis kasus ini berawal saat korban dan tersangka berboncengan pada malam Kamis (25/5).

Ketika mereka melewati TPU Talang Kerikil yang sepi. Tersangka tiba-tiba melakukan aksi perampasan dengan merampas kunci motor korban yang masih tertancap.

Baca Juga:  Hindari Aparat, Pembunuh Sopir Taksi Online Selalu Berpindah-pindah

 

Selain itu, tersangka juga melakukan kekerasan terhadap korban hingga menyebabkannya terjatuh dan mengalami luka memar.

Tidak berhenti di situ, Unyil dengan cepat meraih kunci motor korban dan melarikan diri dengan sepeda motor tersebut.

Tersangka mengaku telah menjual motor korban seharga Rp2 juta kepada seorang penadah di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Banyuasin. Alasannya adalah untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.#udi

Komentar Anda
Loading...