Vanda Dibacok Kawanan Begal

76
Vandea Helga Fani (23) warga jalan Aman depan Lorong Sosial, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang ini menjadi korban begal saat hendak pergi ke warung pada Rabu (10/5) sekira pukul 05.10 wib.(BP/Ist)

Palembang, BP- Vandea Helga Fani (23) warga jalan Aman depan Lorong Sosial, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang ini menjadi korban begal saat hendak pergi ke warung pada Rabu (10/5) sekira pukul 05.10 wib.

Menurut sang ayah, Rudi Hartono (53) bahwa pada saat kejadian anaknya pergi sendiri ke warung yang letaknya kurang lebih 30 meter dari rumahnya.

“Jadi pas waktu di depan gang, ada sepeda motor yang mepet anak saya, dan membacok kepala bagian belakang yang pada saat itu ngga pakai helm,” katanya saat melapor ke Polsek Sukarami, Rabu (10/5).

Baca Juga:  Dua ATM Bank Mandiri di Palembang Dikuras Maling

Dikatakannya bahwa setelah dibacok, Vandea sempat memegangi luka di kepalanya dan pelaku langsung merampas motor korban.

“Tak hanya itu dia juga merampas dompet anak saya dan anak saya sempat menangkis pelaku namun tak bisa karena tangannya juga kena luka gores dari pisau dapur yang digunakan pelaku,” tambahnya.

Dalam kondisi luka parah tersebut, Vandea lantas teriak dan warga di sekitar yang mendengar keluar dari rumah dan membantu Vandea untuk mendapatkan perawatan di rumah bidan yang tak jauh dari lokasi.

Baca Juga:  Motor Milik Afyudin Dibawa Kabur Calon Pembeli, Korban Lapor Polisi

“Kurang lebih lukanya selebar 12cm, dan mendapat 12 jahitan,” katanya.

Dari penuturan Rudi bahwa anaknya dibegal oleh dua orang pelaku yang menggunakan motor bebek, serta pakai helm.

“Pelaku langsung melarikan diri ke arah jalan letnan Murod dengan membawa motor anak saya Honda Beat street warna silver dengan nopol BG 2529 FAM,” katanya.

Setelah sang anak mendapat perawatan, Rudi langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukarami sekira pukul 06.30, namun pada laporan pertama ini dia ditolak karena adanya berkas yang tidak dibawa.

Baca Juga:  FKUB Sumsel Prihatin Bom Makasar

“Tadi kesini tapi sempat ditolak karena ngga bawa BPKB atau fotonya karena BPKB motor tersebut di rumah saya yang di Baturaja, jadi saya pulang dulu dan Kanit Sukarami juga datangi TKP dan akhirnya pada pukul 09.00 saya datang lagi dan laporan saya diterima,” katanya.

Tambah Rudi bahwa saat ini anaknya sedang menjalani BAP di Polsek Sukarami dan nantinya Vandea akan dibawa ke rumah sakit Myria untuk diperiksa ulang. #udi

Komentar Anda
Loading...