Usai Bermimpi Didatangi Sinar Putih Berlafaz Allah , Darma Ucapkan Syahadat 

77
Darma Sulaiman akhirnya menjadi mualaf usai mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan (Sumsel) Prof DR KH Aflatun Muchtar MA.(BP/udi)

Palembang, BP- Darma Sulaiman akhirnya menjadi mualaf usai mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan (Sumsel) Prof DR KH Aflatun Muchtar MA.

Untuk pengucapan dua kalimat syahadat tersebut disaksikan Ketua Orwil ICMI Sumsel yang juga Bupati PALI DR Ir H Heri Amalindo MM, Habib Mahdi Muhammad Syahab, Drs H Umar Said di Masjid Cheng Ho Jakabaring Palembang, Minggu (16/4).

Pria yang sebelumnya bernama Darma Tua Parlinggoman Darius Sianipar beragama Katolik mengaku mendapatkan hidayah berupa tiga kali mimpi didatangi cahaya Lafadz Allah bersuara Sholawat Nabi Muhammad SAW.

Darma, menjelaskan apa yang mengilhaminya pindah ke Agama Islam dan menjadi saudara seiman muslim.
“Terus terang tiga bulan yang saya bermimpi kedatangan wujud bersinar terang, putih besar dan menyinari seluruh alam jagat raya. Ada lafaz Allah, dengan bacaan shalawat nabi Muhammad SAW mengiringi,” katanya.
Kejadian ini menurutnya terjadi terus berulang dan berulang.
“Sejauh ini tiga kali saya sudah bermimpi hal itu. Terus terang setelah bermimpi ada ketenangan batin yang terjadi pada diri saya. Apalagi, ketika mendengar salawat Nabi Muhammad SAW. Sejak itu pula saya tekadkan untuk masuk Islam. Saya juga sudah bermusyawarah dengan istri dan anak-anak saya. Kendati mereka masih tetap keukeuh dengan Iman Katholiknya, tetapi mereka tidak mempermasalahan saya untuk mengimani Islam,” katanya.
Darma mengaku sempat bingung, bagaimana menjadi muslim dan menjadi pemeluk Islam.
“Dalam kebingungan itu, saya mendatangi ICMI Sumsel dan bertemu dengan ketua. Alhamdulillah, tidak memakan waktu lama. Untuk kebaikan mengapa tidak, kata ketua ICMI Sumsel. Sehingga sayapun daftar ke MUI Sumsel serta saat ini dapat mengucapkan dua kalima syahadat,” kata Darma.
Setelah memeluk Islam, kemarin, dia berikrar akan belajar lebih dalam lagi mengenai Islam.
“Pertama saya ingin belajar bacaan untuk salat. Yang jelas kalau umat muslim pada umumnya dapat membaca surah-surah tersebut. Masak dengan sungguh-sungguh saya tidak bisa. Saya yakin bisa. apalagi nantinya MUI akan menuntun saya serta mencarikan teman-teman muslim yang mau mengajari saya,” katanya.
Sedangkan Ketua Orwil ICMI Sumsel yang juga Bupati PALI DR Ir H Heri Amalindo MM mengaku sempat terkejut mendengar Darma Sulaiman menginginkan dirinya menjadi saksi dirinya memeluk agama Islam.
“Adinda Darma kita ini sudah menjadi Darma Sulaiman. Ini hidayah waktu kita mengadakan lomba mancing di Tegal Binangun kemarin itu pasa nak balik dio marak (mendekati). Aku nak masuk Islam Pak. Uji aku lajulah dulu, aku nak berobat. Saya anjurkan agar dibimbing oleh Prof Aflatun,” kata Heri Amalindo .
Sedangkan Prof Aflatun memberikan tausiah kepada Darma, dan juga jamaah yang ada di mesjid Cheng Ho.
“Setelah menjadi muslim, nantinya saudara Darma, harus sering bersedekah. Harus mampu menahan emosi dan menjadi orang yang pemaaf. Jangan memelihara dendam, karena dendam itu sangat tidak baik. Maafkan jika ada yang berbuat salah dan itu dapat membersihkan hati kita maupun mereka,” katanya.
Aflatun, juga meminta agar tidak mengulangi perbuatan yang salah dan tifak benar. Apalagi yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran agama islam.
“Kiranya mudah-mudahan menjadi mukmin yang hakiki. Karena menjadi mukmin yang hakiki ada ciri-cirinya. Ketika dibacakan lafaz Allah, maka akan bergetar hatinya,” katanya.
Juga harus sering-sering bertanya kepada alim ulama dan pandai agama, sehingga dalam kehidupan sehari-hari tidak melanggar ketentuan dan agama.#udi

Komentar Anda
Loading...