Berkelahi , Jukir ini Dilarikan ke Rumah Sakit

85
Diduga salah paham seorang juru parkir (Jukir) bernama Aji Sumbara (34) terlibat perkelahian dengan orang tak dikenal, yang terjadi pada Senin (2) sekitar pukul 22.10 WIB, tak jauh dari rumahnya di Jalan Kepandayan, Kelurahan 18 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Diduga salah paham seorang juru parkir (Jukir) bernama Aji Sumbara (34) terlibat perkelahian dengan orang tak dikenal, yang terjadi pada Senin (27/3) sekitar pukul 22.10 WIB, tak jauh dari rumahnya di Jalan Kepandayan, Kelurahan 18 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.

Akibat perkelahian itu, korban mengalami sejumlah luka di bagian Kepala, Pelipis bagian Kanan, dan Lecet di sekujur tangan, sehingga harus dirawat di RS Pelabuhan Boom Baru Palembang.

Baca Juga:  Tradisi Budaya Palembang  Rebo  Akhir  Upaya Pelestarian Budaya  dan Promosi Pariwisata

Menurut saksi Zhuwita (20) Adik korban yang mendapat kabar dari tetangga mereka bahwa korban telah berkelahi dan mengalami luka-luka. Kemudian pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit dan melapor ke polisi.

“Iya dapat kabar dari tetangga, katanya kakak berkelahi dan benar saat dilihat sudah terluka, lalu dibawa ke rumah sakit. Saat ini keluarga fokus pengobatan untuk penyembuhan, mungkin dalam waktu dekat akan membuat laporan polisi,” katanya,

Baca Juga:  Terima HPS Dulu, Baru Lelang

Tindak lanjut perkara sendiri, polisi sudah mendatangi TKP mencari keterangan saksi-saksi, dan bahkan sudah mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah mengatakan pihaknya masih menunggu laporan polisi dari korban. Namun, tetap pihaknya sudah mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan menyelidiki siapa pelakunya.

“Pelaku masih dalam penyelidikan, namun kita sudah meminta ke korban atau keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polisi,” katanya.#udi

Baca Juga:  Persita Tangerang Beri Rans Nusantara Kekalahan Beruntun Keempat

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...