
PEMILIHAN Presiden (pilpres) 2024 mendatang diharapkan muncul calon presiden (capres) yang memiliki program mensejahterakan rakyat khususnya kaum buruh/pekerja, sehingga para buruh diharapkan tidak golput (golongan putih), untuk memilih capres yang berpihak pada buruh.
Ketua Serikat Pekerja PT. SBA Wood Industries, Dwi Dahlia AmKep mengatakan, pentas demokrasi lima tahunan tidak boleh dilewatkan para pekerja untuk memilih pemimpin bangsa. Ia mengajak para pekerja menggunakan hak pilih sesuai pilihan masing masing dan tidak golput.
“Jika kita Inginkan perubahan, maka berpartisipasi dalam pilpres 2024 sebagai warga negara yang baik dan bagian penting dari negara. Kita harus menggunakan hak pilih karena hak pilih kita menentukan haluan negara kita mendatang,” kata Dwi kepada BeritaPagi, Minggu (4/12).
Namun ia melihat dan menilai, kondisi saat ini para pekerja sudah cerdas mengenai politik, dan mampu menghargai perbedaan pendapat, sehingga Dwi optimistis para pekerja tidak akan golput dan akan berpartisipasi memberikan suara pada pilpres 2024 nanti.
Besar harapannya pemilu 2024 para capres dan cawapres (calon wakil presiden) memiliki program pemerataan kesejahteraan buruh, karena program ini salah satu yang diinginkan semua karyawan dalam perusahaan.
“Sebagai bentuk pemerataan kesejahteraan, memberikan penghasilan yang memenuhi penghidupan layak bagi pekerja dan keluarganya, dengan menetapkan kebijakan pengupahan yang melindungi pekerja/buruh dan keluarganya,” ucap Dwi.
Ia menyambut baik, pada pilpres 2019 lalu pihak perusahan terkhusus di PT SBA memberikan kesempatan, fasilitas dan ruang gerak kepada pekerjanya untuk menggunakan hak suara. “Kami berharap sama untuk Pilpres 2024 nanti, perusahaan memberikan hak kebebasan pada para pekerja menggunakan hak suaranya,” ujarnya.
Mewakili serikat pekerja PT. SBA Wood Industries, Dwi berharap pilpres 2024 berlangsung aman, transparan, tetap sejuk, bebas kecurangan. “Semoga Pemimpin yang terpilih membawa perubahan lebih baik untuk kesejahteraan para buruh,” ia memungkasi.#gus