
Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal saat berdiskusi dengan pihak AP-BKB diwakili Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn, Dr Farida Wargadalem, budayawan Palembang Heri Mastari, jurnalis Dudy Oskandar, akademisi UMP, Nurhayati di Hotel Azza Palembang, Jumat (25/11).(BP/IST)
Palembang, BP- Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal mendukung upaya Aliansi Penyelamat Benteng Kuto Besak (AP- BKB) untuk menjaga kelestarian BKB sebagai bangunan cagar budaya.
Terkait BKB yang akan dijadikan lokasi perluasan Rumah Sakit (Rs) Dr Ak Gani yang akan dibangun empat lantai, politisi PKS ini mengaku sempat mempertanyakan kepada pihak Kementrian Pariwisata dan dijawab kalau BKB adalah bangunan cagar budaya dan soal perluasan Rs Dr Ak Gani pihak kementrian mendukung namun harus dibangun diluar BKB,” katanya saat berdiskusi dengan pihak AP-BKB diwakili Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn, Dr Farida Wargadalem, budayawan Palembang Heri Mastari , akademisi UMP, Nurhayati , jurnalis Dudy Oskandar di Hotel Azza Palembang, Jumat (25/11).
Untuk itu menurutnya diperlukan lobi dan pertemuan dengan sejumlah komisi di DPRD RI yang berkaitan dengan BKB
” Termasuk membangun komunikasi dengan Gubernur Sumsel, Walikota Palembang dan DPRD ,” katanya.
Sedangkan SMB IV mengatakan, BKB merupakan cagar budaya yang telah menjadi warisan sehingga harus dilindungi.
“ Kalau Rumah Sakit (RS) Dr Ak Gani mau diperluas di BKB sebaiknya tidak disitu. Karena, BKB adalah kawasan cagar budaya yang tidak boleh ada bangunan yang lebih menonjol dari bangunan cagar budaya tersebut, saya harap rencana perluasan Rumah Sakit Dr AK Gani yang akan dibangun empat lantai itu dipindahkan tempat lain sehingga bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah,” kata SMB IV.
Hal senada dikemukakan Dr Farida Wargadalem yang menilai kalau perluasan Rs Dr Ak Gani terealisasi maka akan merusak kawasan BKB.
“BKB itu merupakan benteng satu satunya milik pribumi tentu harus kita jaga dan lestarikan,” katanya.
Untuk itu pihaknya sudah berupaya untuk berkirim surat dengan pemangku kebijakan dari pusat dan pusat guna mencegah perluasan Rs Dr Ak Gani.#osk