Pemasangan Lift di Jembatan Ampera, SMB IV Nilai Perlu Kajian Komperhensif

115
Sultan Palembang Darussalam,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn (BP/udi)

Palembang, BP- Rencana pemasangan lift di Jembatan Ampera yang dilakukan Pemprov Sumsel melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga disoal Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn.

 

“Untuk pemasangan lift di Jembatan Ampera perlu kajian yang komperhensif, jangan hanya satu kajian, memang sisi pariwisata katanya menguntungkan, saya yakin ini belum banyak kajian yang digunakan hanya faktor harap keuntungan saja,” kata SMB IV, Minggu (20/11).

Baca Juga:  Jokowi Tiba di Titik Nol Palindra

 

Termasuk kajian tersebut dan harus dilakukan menurutnya kajian keamanan, kajian lalu lintas dan kajian lain.

 

“ Bagaimana orang mau naik di Jembatan Ampera, parkir dimana, itu saya yakin itu membuat susah memang awal-awalnya akan ramai , sekarang tolonglah kepada pemerintah  selalu mengkaji kegiatan-kegiatan yang dibuat,” katanya.

 

Pria yang berprofesi sebagai notaris dan PPAT ini mengharapkan agar jangan sampai rencana pemasangan lift di Jembatan  Ampera ini  yang alih-alih untuk pariwisata namun ujung-ujungnya menjadi hilang seperti “kulinary night “ di kota Palembang.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD PALI Apresiasi Keputusan Presiden Tentang Pembentukan Pengadilan Negeri

 

“Coba lihat “kulinary night” di kota Palembang yang tidak ada lagi, karena tidak pakai kajian dan tidak dipersiapkan secara matang, “ katanya.

 

Selain itu  menurutnya setiap pembangunan yang dibuat harus bermanfaat bagi masyarakat Palembang.

 

“Saya lihat manfaat pemasangan lift di Jembatan Ampera masih kurang,” katanya.#udi

 

Baca Juga:  Tawuran Warga 9 Ilir dan 13 Ilir Pecah

 

 

 

Komentar Anda
Loading...