Nasdem Deklarasikan Capres, Agus Sutikno: “Masih Sangat Cair, PPP Sumsel Fokus Tingkatkan Kursi dan Suara”

Agus Sutikno
Palembang, BP- Mencermati dan memperhatikan konstalasi politik secara nasional dan juga secara regional Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) , Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melihat sampai dengan saat ini tentang Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) itu masih sangat cair.
“ Tentu ini akan terus berkembang sampai dengan masa-masa para partai nanti mendeklarasikan diri, tidak menutup kemungkinan, apa yang telah diputuskan oleh partai masih bisa berubah, karena memang pencalonan capres dan cawapres itu memerlukan persyaratan setidaknya 115 kursi atau 20 persen kursi di DPR RI,”kata Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno ketika ditemui di kantor DPW PPP Sumsel, Rabu (5/10).
Dengan melihat konfigurasi hasil pemilu 2019 menurut mantan anggota DPRD Sumsel , dimana hanya PDI Perjuangan yang memperoleh kursi diatas 115 sehingga bisa mencalonkan capres dan cawapres sendiri.
“ Namun selebihnya tidak ada satu partaipun yang bisa mencalonkan sendiri kecuali dengan melakukan koalisi, oleh karena itu PPP melihat kondisi yang sampai sekarang baru satu partai secara tegas mendeklarasikan yaitu Partai Nasdem, maka ini akan menarik kedepan tentang dinamika dan konstalasi politik secara nasional,” katanya.
Sedangkan PPP Sumsel menurutnya melihat dan mendengar aspirasi dari warga partai dan masyarakat secara umum , masihlah sangat bervariasi, artinya PPP Sumsel masih sangat mungkin untuk mencalonkan nama-nama yang memang menjadi perbincangan dan pendapat masyarakat.
“ Bisa saja PPP Sumsel mengusulkan nama capres seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno , H Muhammad Mardiono (Plt Ketua Umum PPP), Yahya Cholil Staquf, Haedar Nasir dan yang lain dan bisa juga untuk cawapresnya PPP Sumsel mengusung nama Erik Tohir, Khofifah Indarparawansa, Arsul Sani, Amir Uskara, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” katanya.
Namun menurut Agus, secara umum memang konstalasi politik saat ini sedang bergerak sehingga memang pada akhirnya partai politik nanti harus menentukan pilihannya apa yang akan menjadi visi dan misi partai.
“ Bagi DPW PPP Sumsel yang lebih penting dari itu semua, bagaimana pemilu 2024 itu harus mendapatkan manfaat dalam artian suara PPP harus meningkat, bahkan bagi saya lebih penting dari sekedar kita bicara capres dan cawapres , bagaimana PPP ini berupaya keras agar suaranya meningkat di seluruh tingkatan, ini menurut saya menjadi catatan penting,” ujarnya.
Pihaknya juga sadar diri saat ini posisi PPP dalam perolehan kursi tidak terlalu harus berbicara calonnya untuk presiden dan wakil presiden tapi justru fokusnya bagaimana meningkatkan suara dan kursi PPP dan kedepan PPP baru akan berbicara secara fokus juga tentang capres dan cawapres dari PPP.#osk