Kerusuhan Kanjuruhan : Manajemen Arema Bentuk Crisis Center Berikan Santunan

58

MALANG, BP – Manajemen Arema FC membentuk Crisis Center atau posko informasi korban kerusuhan  di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada pekan ke-11 Liga 1 2022 pada Sabtu (1/10/2022), yang menyebabkan 127 orang meninggal dan 180 dirawat.

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris menyampaikan duka cita  mendalam atas jatuhnya korban dalam musibah yang terjadi usai laga Arema melawan Persebaya Sabtu malam.
Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban. “Manajemen  siap memberikan santunan dan  siap menerima saran masukan dalam penanganan pasca musibah agar banyak yang diselamatkan,”  ucap Haris dalam keterangan resminya, Minggu (2/10/2022).

Manajemen Arema FC siap bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka.  Manajemen Arema FC juga  membentuk Crisis Center atau Posko Informasi korban, untuk menerima laporan dan penanganan korban yang dirawat di rumah sakit.

“Crisis center ini adalah  posko informasi untuk  menghimpun serta menerima laporan guna penanganan korban yang dirawat,” Haris menambahkan.#gus
Baca Juga:  Dirjen Pemasyarakatan Beri Penguatan Tusi Teknis Pemasyarakatan di Sumsel
Komentar Anda
Loading...