Warga Minta Pintu Masuk PTC di Seduduk Putih Dipindahkan 

201
rombongan dapil II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) saat berdialog dengan warga di kelurahan 8 ilir Kecamatan IT III Palembang saat reses tahap II tahun 2022. Reses kali ini berlangsung dari tanggal 11 Juli hingga 18 Juli 2022 diikuti M Yansuri, SIP; Ir H Zulfikri Kadir; Tamtama Tanjung ; H Nopianto, SSos, MM; Antoni Yuzar, SH, MH; dan H M Anwar Al Syadat, SSi, MSi; dengan koordinator Dr H Budiarto Marsul, SE, Msi, Kamis (14/7).(BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- Warga Kelurahan 8 Ilir mengeluhkan keberadaan pintu masuk PTC mall yang bersebelahan dengan jalan Seduduk Putih I, keberadaan pintu masuk itu memicu kemacetan panjang karena mobil pengunjung yang akan memasuki mall tersebut harus terhenti untuk mengambil tiket masuk.

Keluhan warga tersebut disampaikan kepada rombongan dapil II DPRD Sumsel saat berdialog dengan warga di kelurahan 8 ilir Kecamatan IT III Palembang saat reses tahap II tahun 2022. Reses kali ini berlangsung dari tanggal 11 Juli hingga 18 Juli 2022 diikuti M Yansuri, SIP;  Ir H Zulfikri Kadir; Tamtama Tanjung ; H Nopianto, SSos, MM; Antoni Yuzar, SH, MH;  dan H M Anwar Al Syadat, SSi, MSi; dengan koordinator Dr H Budiarto Marsul, SE, Msi, Kamis (14/7).

Pada pertemuan dengan masyarakat kelurahan 8 ilir yang dihadiri camat, lurah, ketua RW, ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama serta hadir juga perwakilan dari pihak PTC mall, banyak warga mengeluhkan kemacetan panjang yang terjadi akibat adanya pintu masuk yang bersebelahan dengan jalan Seduduk  Putih I.

Baca Juga:  Ketua Persit KCK  Cabang XLII Kodim 0418/Palembang Dukung Rehab Rumah Salbiah

“ Kenapa mau buat pintu masuk dekat  Jalan Seduduk Putih,  sehingga buat macet ,  kami warga di Seduduk Putih di rugikan , Polantas pasti nutup akses kami masuk ke jalan, dia mementingkan kendaraan masuk PTC, kenapa pintu masuknya tidak di buat di tengah ,” kata Ketua RW 07 , RM Aminullah .

 

 

Iapun menambahkan, sejak adaya PTC,  wilayah mereka sering kebanjiran dan meminta pihak DPRD dapat membantu mereka meninggikan jalan serta adanya jalan alternatif saat pembangunan fly over anggatan 66 nanti dilaksanakan.

Di samping keluhan pintu masuk PTC, warga juga mengeluhkan pintu keluar PTC di sekitar mereka yang hanya dibuka hari sabtu dan minggu saja, warga menginginkan pintu keluar tersebut dapat dibuka setiap hari agar warga dapat masuk ke area PTC untuk berolahraga.

Sementara itu, koordinator dapil II DPRD Sumsel Dr.H. Budiarto Marsul mengatakan, kehadiran rombongan dapil II untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pintu keluar PTC dan hal-hal lainnya. Kami ingin mendengarkan langsung persoalan dari warga sekitar PTC untuk dapat dicarikan solusinya sekaligus memberikan informasi kepada warga terkait pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah kota Palembang maupun pemerintah Provinsi Sumsel.

Baca Juga:  TMMD Bekerja Dalam Kebersamaan dan Keakraban

Sementara itu, perwakilan pihak PTC yang hadir saat reses, Kendi, menjelaskan, area PTC adalah  area perdagangan, terkait kemacetan pintu masuk, pihaknya mengakui telah bekerjasama dengan pihak kepolisian, jika terjadi kemacetan pengunjung akan diarahkan ke pintu masuk lainnya, terkait permintaan dibukanya pintu belakang PTC, ia menjelaskan melihat trend kenaikan pengunjung.

Sedangkan anggota DPRD Sumsel  H Nopianto menambahkan, terkait pintu masuk PTC, mereka memahami ada nilai bisnis yang diharapkan pihak PTC, hal ini sah-sah saja, tetapi kita juga harus  mementingkan kepentingan masyarakat secara keseluruhan apalagi warga di ring 1. “Saya mendukung apa yang disampaikan ketua RW 07, ini  merupakan bagian dari keluhan yang harus didengar oleh pihak PTC,” katanya.

Baca Juga:  Dua Pelajar Bobol Bengkel Dibekuk

Lebih lanjut dikatakannya, desain  awal PTC  dahulu tidak seperti itu, pihak managemen harus mengakui bahwa hal itu mengganggu kepentingan msyarakat banyak. Warga terganggu  akses jalan  masuk dan keluar di lingkungan mereka, harus diingat lebih dahulu keberadaan jalan seduduk putih I itu dibandingkan PTC mall, dan harus diakui juga dengan keberadaan mall ini warga banyak kebanjiran. Tetapi harus diakui juga dengan keberadaan PTC ini juga berdampak pada daerah ini menjadi ramai dan maju.

Nopianto meminta pihak pengelola PTC mall dapat mendesaind ulang pintu masuknya agar tidak menggangu kepentingan masyarakat banyak.

Terkait permintaan dibukanya pintu belakang, Nopianto berpendapat,  hal ini memberikan nilai positif untuk mengurangi kepadatan dan warga di belakang PTC  dapat menuju PTC untuk berolahraga dsb, mengenai aspirasi peninggian jalan seputaran PTC, ia meminta RW  membuat usulan berupa proposal untuk diteruskan kedinas terkait.#osk

Komentar Anda
Loading...