Ahmad Kailani Ditikam Seteru di Mall

169

Korban, Ahmad Kailani (22) warga Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang (BP/IST)

Palembang, BP- Viral di sosial media aksi perkelahian berujung penusukan yang terjadi di pusat perbelanjaan Palembang Square (PS) Mall, Senin (13/6) sekitar pukul 08.00.

Dalam rekaman beredar, nampak dua orang pria terlibat perkelahian yang berusaha dipisahkan oleh petugas keamanan mall.

Nampak satu pria yang menggunakan kaos hitam memegang sebilah senjata tajam lalu menghunjamkannya beberapa kali ke pundak lawannya.

Tampak pria yang menggunakan baju hoodie putih terus mengeluarkan darah dari pundaknya akibat tusukan tersebut.

Baca Juga:  Pencuri Motor Diringkus Petugas

Lalu  empat petugas keamanan mall dibantu beberapa orang lain akhirnya berhasil memisahkan dua orang yang terlibat perkelahian ini dan mengamankan pelaku dan korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Zubasti , orangtua korban saat melapor ke Polrestabes Palembang  membenarkan kejadian tersebut dimana anaknya Ahmad Kailani (22) warga Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, ditusuk pelaku Ario Pamungkas, seorang karyawan counter HP di KM 12 Palembang lantaran masalah wanita.

Baca Juga:  KPU Sumsel Ingin Nama Baik Lembaga Terjaga

“Wanita tersebut bernama Indah Kirana. Orang tua Kirana dan anak saya sudah setuju untuk membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. Namun, nyatanya Kirana ini (dugaan) selingkuh dengan pelaku yang diketahui teman dekat Kirana,” kata Zubasti , Senin (13/6).

Lebih lanjut ia mengatakan, anaknya tersebut saat ini berada di Rumah Sakit Siloam dan akan dirujuk ke RS Hermina karena mendapati luka tusuk di bagian punggung belakang dan tangan selah kiri.

Baca Juga:  Banjir, Sejumlah Siswa Diliburkan Perahu Karet Disiagakan

Korban sendiri mengalami luka tusuk sebanyak lima lubang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Palembang.

“Pelakunya sudah kita amankan untuk modusnya belum tahu dan masih dalam penyelidikan,” katanya.#osk

 

 

Komentar Anda
Loading...