Kecelakaan Febi Mahasiwi UMP di Tol Kayuagung-Palembang Akibat Kelalaian Pengemudi

72
Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy (BP/IST)

Palembang, BP- Terkait kecelakaan tunggal yang mengakibatkan pengemudi bernama Febi Khoirunisa meninggal, pada 7 Januari lalu di Jalan Tol Kayuagung-Palembang .

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, dalam penyelidikan kecelakaan tersebut terdiri dari tiga unsur.

“Tiga unsur tersebut yakni kendaraan, pengemudi dan jalan,” kata Yusantiyo, Minggu (30/1).

Yusantiyo menyebut pemeliharaan dan perawatan mobil Honda Brio dengan plat nomor BG 1649 KF yang dikemudikan Febi tak sesuai standar.

Baca Juga:  Demokrat OKU Timur All Out Jelang Pemilu 2024

“Salah satunya ban (luar mobil) yang sudah mengeluarkan kawat,” ungkap Yusantiyo.

Polisi juga menduga korban sedang makan saat berkendara, sehingga diduga kurang konsentrasi saat berkendara.

Dugaan ini terlihat dari adanya remahan makanan di mulut korban saat diautopsi.

“Ada remahan makanan di mulut korban,” kata Yusantiyo.

Sementara untuk faktor jalan, hasil penyelidikan disebutkan bahwa lubang yang membuat mobil korban terhempas memiliki kedalaman 9 sentimeter lebar 1,2 meter.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Harmoni dengan Alam untuk Dukung Keandalan Energi Berkelanjutan

“Dari beberapa aspek tersebut, kami menyimpulkan bahwa kelalaian pengemudi itu yang menyebabkan meninggal dan kami sudah mengenakan Pasal 310 ayat 1 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” katanya.

Dari analisa beberapa unsur tersebut, Yusantiyo menegaskan bahwa sudah cukup dikatakan bahwa pengemudi dalam hal ini korban kecelakaan, lalai dalam berkendara.

Baca Juga:  1 Januari 2017 Tidak Ada Lagi Angkutan Batubara di Jalan Umum

“Karena pengemudi selaku pelaku Pasal 310 meninggal dunia, kami mengeluarkan SP3 atau Surat Perintah Penghentian Penyidikan,” katanya.

Terkait penyelenggara jalan, lanjutnya, polisi telah melakukan penyelidikan, kemudian memeriksa beberapa saksi terkait kecelakaan tersebut.

“Ini masih terus kami dalami,” katanya.#osk

 

Komentar Anda
Loading...