Di Hari Ibu, Partai Gelora Sumsel  Siapkan Generasi Unggul dengan Gelorakan Gen 170

63
Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Erza Saladin (BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Erza Saladin mengaku pihaknya akan melaunching  gerakan secara nasional , Rabu (22/12) yaitu gerakan  Gelorakan Generasi 170 Cm (Gen 170) di kantor DPW Partai Gelora Sumsel di Jalan Angkatan 66 Palembang , Rabu (21/12)

Dimana dalam acara tersebut ada pembagian vitamin D, paket makanan sehat dan sebagainya.

“ Ini merupakan gerakan simbolisasi dalam konteks mewujudkan generasi yang cerdas, unggul dan bisa bersaing secara global, “ katanya, Selasa (21/12).

Gerakan ini menurutnya dilaksanakan menurutnya karena masih sangat tingginya angka kematian ibu dimata tahun 2019 ada 305/100 K ibu, ini bukan masalah jumlahnya tersebut saja tapi penyebab-penyebab itu  harus kita tahu dan telisik lebih lanjut dan ini merupakan tanggungjawab pemerintah yang sangat mendasar.

“ Angka kematian bayi itu 24/1000 tapi angka kematian balita ini yang agak dahsyat sebenarnya ada 28.158 tahun 2020 yang paling menonjol kematian  itu usia 0 sampai 28 hari  sekitar 20.268 atau 71,97 persen, artinya ibu –ibu yang sudah melahirkan lalu bayi yang baru dilahirkan berumur 0-28 hari itu meninggal, ini faktor penyebabnya perlu lebih lanjut kita teliti,” kata mantan anggota DPRD Sumsel ini.

Baca Juga:  Jembatan Musi VI Rampung Desember

Selain itu menurutnya faktor stunting , artinya anak yang masa hidupnya 0 sampai  1000  hari pertama kehidupan tidak mendapatkan  mendapatkan asupan gizi atau kurang asupan gizi menyebabkan pertumbuhan otak dan fisiknya tidak seperti biasanya seperti anak yang normal yang mendapatkan asupan gizi.

“ Ini menyebabkan daya tubuhnya kurang , mudah sakit, pertumbuhan fisik tidak sesuai dengan anak seusianya dan lain-lain,” katanya.

Sedangkan Partai Gelora sendiri menurut Erza ingin menciptakan Indonesia sebagai  kekuatan 5 besar dunia.

“ Gelora mengajak  semua komponen untuk lebih konsen agar Gerakan Gelorakan Generasi 170 Cm (Gen 170) ini menjadi konsen kita semua,” katanya.

Selain itu berdasarkan survey kualitas gizi balita Indonesia dalam konteks stunting ini tahun  2019 sebanyak 27,7 persen anak Indonesia itu  masuk katagori stunting, artinya 3 dari 10  anak balita mengalami stunting.

“ Sedangkan  ambang batas WHO tentang stunting itu 20 persen  jadi kita sudah melewati ambang batas dari WHO, ini kami urus, kami handle betul, masalah masalah ini  tidak hanya politik saja,” katanya.

Dia yakin dengan modal sumber daya manusia yang unggul, cerdas dan bisa bersaing di level dunia itu bisa membawa Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia.

“ Faktanya juga banyak anak-anak Indonesia mengalami obesitas , berarti bahwa distribusi nutrisi di Indonesia ini tidak berjalan sebagai mana mestinya, ini peran dan kiprah semua kita  khususnya negara dalam hal ini  harus melakukan penciptaan distribusi nutrisi yang pas kepada anak bangsa ini,” katanya.

Baca Juga:  BP2SS   Dorong Bawaslu Sumsel Usut Dugaan  Penggelembungan Suara Pileg di Empat  Kabupaten

Sedangkan Biro Bidang Politik Perempuan DPW Partai Gelora Sumsel Okta Lia menambahkan kalau dia bangga karena ditunjuk sebagai ketua pelaksana program ini dari Ketua Umum Partai Gelora Anis Mata yang menggerakkan dan menggalangkan  program Ibu Sehat Bayi Sehat khususnya mengenai  kepedulian Partai Gelora terhadap generasi bangsa Indonesia terutama anak-anak di bawah tiga tahun untuk peduli terhadap masa tumbuh dengan pencapaian tinggi badan 170 Cm.

“ Kita sebagai ibu memiliki peran yang sangat penting disaat kehamilan  dan masa tumbuh kembang anak  ibu mengharapkan anak lahir baik  dengan baik, lahir dengan sehat dan cerdas, oleh sebab itu para ibu yang sedang mengandung  dalam Islam masa terpenting adalah masa 1000 hari dimana itu disaat proses 9 bulan di kandungan itu para ibu wajib memperhatikan sekali  terhadap  dalam Islam ucapan, pendengaran yang baik, yang mengadung nilai –nilai dan moral-moral  terutama asupan gizi yang di komsumsi ibu hamil seperti vitamin sayuran dan menghindari makanan kemasan karena itu sangat berbahaya tumbuh kembang bayi kita,” katanya.

Baca Juga:  Jokowi Harus Evaluasi Kinerja Menteri KLHK dan Menteri ESDM  

Setelah kelahiran menurutnya  dianjurkan selama 2 tahun ibu bisa menyusui  Air Susu Ibu (ASI) dengan baik dan sempurna.

“ Disini pastinya supaya ASI mencukupi bayi kita dengan mengkomsumsi hal-hal yang bergizi juga dan juga diperhatikan masalah susu formula itupun kalau ada kejadian diluar itu, oleh sebab itu saya sebagai ketua pelaksana dan ibu-ibu di DPW Partai Gelora Sumsel mengapresiasi program Ibu Sehat Bayi Sehat dengan mengadakan acara tepat dihari ibu Rabu (22/12)  esok hari yang dihadiri oleh 30 perserta dari ibu hamil dan bayi di bawah  3 tahun,” katanya.

Selain itu diundang juga untuk hadir pimpinan daerah serta tokoh masyarakat dan undangan sudah diberikan .

“ Bahwa Partai Gelora ini peduli dan sangat memperhatikan untuk kesehatan ibu dan anak, program ini harapan kami tidak hanya berhenti disini saja namun  berharap berkelanjutan karena proses  itu tidak instan butuh pendampingan juga , semoga acara esok para ibu hamil dan batita teredukasi dengan baik bahwa untuk penentu kemajuan peradaban bangsa Indonesia itu  ditentukan anak-anak usia dini, dari ibu-ibunya , karena ibu sebagai madrasah, penentu keberhasilan gerenasi di masa  datang, “ katanya.#osk

         

 

 

Komentar Anda
Loading...