Penanganan Banjir di Palembang Harus Jadi Prioritas

61
Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Nopianto (BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Nopianto mengatakan , saat ini Sumsel masuk musim hujan dimana konsekuensinya musim hujan ini curah hujan tinggi.

“ Palembang termasuk daerah berdampak luar biasa, banyak titik-titik yang mengalami kebanjiran ini yang mengakibatkan beberapa tempat wilayahnya tenggelam seperti tempat-tempat yang kami kunjungi kemarin  di seputaran TPA Suka Winatan itu ada dua perumahan yang sudah tenggelam hampir satu bulan ini,” kata politisi Partai Nasdem ini, Senin (14/12) ketika ditemui di DPRD Sumsel.

Karena itu menurutnya pemerintah daerah  harus punya upaya maksimal mencarikan solusi bagaimana mengatasi dan mengendalikan banjir  di kota Palembang.

“ Termasuk persoalan lain seperti tempat pemakaman umum itu juga harus di pikirkan pemerintah provinsi terutama pemerintah kota , bagaimana hal-hal menyangkut kepentingan masyarakat kota Palembang ini  terkait kepada pelayanan masyarakat harus menjadi prioritas utama untuk di pikirkan oleh pemerintah , saya sampaikan banjir, terutama kota Palembang yang sekarang sedang dialami warga masyarakat Palembang, lalu keterbatasan lahan pemakaman umumdi  kota Palembang ini  harus ada solusi dari pemerintah kota untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini,” kata juru bicara Dapil Sumatera Selatan II  kota Palembang ini .

Baca Juga:  Pasien Covid-19 di Sumsel Bertambah Jadi 2.899

Dalam menangani banjir di kota Palembang menurutnya harus terintegrasi penanganannya baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Palembang.

“Bagaimana memikirkan solusi  terbaik dalam rangka kita mengendalikan banjir di kota Palembang sehingga pada saat musim hujan seperti ini kota Palembang bisa terbebaskan dari banjir , kita juga memahami semakin pesat pembangunan  berkonsekuensi tempat yang selama ini menjadi resapan air semakin  sedikit, artinya pemerintah harus ada solusi lain , bagaimana? Kita tidak bisa menghalangi perkembangan kota , orang yang mau bangun baik perumahan maupun tempat-tempat bermain ini berkonsukwensi  dari tadinya tempat resapan air ini menjadi hilang dan harus solusi,” katanya.

Baca Juga:  Dodi Reza: Tontonan Harus Jadi Tuntunan

Dan salah satu solusi yang di tawarkan  kepada pemerintah kota Palembang dan di back up pemerintah provinsi  salah satunya memperbanyak daerah-daerah resapan air.

“ Kolam-kolam retensi di kota Palembang ini harus  memadai sebagai tempat penampungan air, tapi ada kendala terkait pembangunan kolam retensi ini, misal seperti di Punti Kayu dimana pemerintah provinsi sudah menganggarkan untuk pembangunan kolam retensi di belakang Punti Kayu  untuk mengendalikan banjir di seputaran Jalan Kol H Burlian itu , progran sudah siap  tapi masalahnya kolam retensi ini membutuhkan  lahan , lahan ini harus dibeli pemerintah dari masyarakat nah terkait proses jual beli ini masih  menimbulkan persoalan, lahannya belum selesai sampai sekarang,” katanya.

Baca Juga:  Hari Ini, Ketum PAN Turun Gunung Ke Sumsel

Menurutnya pemerintah tidak bisa membeli lahan tersebut dengan harga di atas ketetapan dan warga juga harus mengenyampingkan kepentingan  mereka sendiri untuk kepentingan lebih besar.

“ Artinya mencarikan solusi secara bersama-sama,” katanya.#osk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...