Pupuk Non Subsidi di Banyuasin “Ganti Harga”

66
MF Ridho (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Petani-petani di Kabupaten Banyuasin mengeluhkan harga pupuk non subsidi yang  tinggi dari Rp260 ribu persak kini menjadi Rp500 ribu persak.DPRD Sumsel  berjanji akan melakukan hearing dengan  PT Pusri.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M.F Ridho terkait pupuk non subsidi ini kendalanya  yang menurut bahasa petani Banyuasin menurutnya bukan naik harga tapi “Ganti Harga”.

“ Selama ini pupuk yang mereka beli perkarung lebih kurang Rp260 ribu sekarang sudah Rp500 ribuan  perkarung, jadi bukan naik harga lagi  bahasa mereka “Berganti Harga”, ini kemarin tampung dalam  reses keluhan petani yang merupakan bagian aspirasi ,” kata politisi Partai Demokrat ini sembari mengatakan hal tersebut merupakan hasil reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) daerah pemilihan (Dapil) X kabupaten Banyuasin beberapa hari lalu, Minggu (12/12).

Baca Juga:  Kombes Pol Irvan Prawira Jabat  Kapolrestabes Palembang

Atas keluhan Banyuasin tersebut pihaknya tampung karena ini merupakan bagian dari aspirasi dan anak menindaklanjutinya kepada pihak terkait.

“ Kami akan mengatur waktu untuk berkoordinasi , kebetulan masalah pupuk ini pabriknya (PT Pusri) ada di Sumsel, tentunya kita akan hearing , apakah memang seperti itu kebijakannya sehingga berganti harga itu sudah menjadi kebijakan , saya kira ini belum tentu, apakah kebijakan dari pabrik atau kebijakan dari pasar, mengingat kalau naik harga mungkin dimaklumi  tapi tentu naik harga itu hanya beberapa persen, kalau ini sudah bukan naik harga  istilah masyarakat tapi berhanti harga , kita tahu harga dari Rp260 ribu  persaknya menjadi Rp500 ribu,” katanya.

Baca Juga:  Pangdam II/Sriwijaya Beri Arahan Kepada Peserta Diksarlin Polsri 

Pihaknya merasakan perihnya petani yang ingin mendapatkan pupuk untuk bertahan hidup dan hal ini menjadi persoalan yang mereka rasakan saat ini.

“ Kita ingin kita dapat memberikan solusi bagi mereka sehingga mereka dapat menikmati harga pupuk itu  sesuai dengan selama ini mereka ketahui, “ katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...