PTM Sudah Digelar, Vaksinasi Anak di Palembang Baru 50 Persen

36

Palembang, BP – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Palembang sudah dimulai namun vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak belum selesai.

Pemerintah Kota Palembang menargetkan hingga akhir tahun nanti seluruh anak-anak usia diatas 12 tahun 2 hari akan menerima vaksin, seiring dengan telah dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara bertahap di beberapa sekolah.

Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda usai memantau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri 88 Palembang, Jum’at (10/09).

Baca Juga:  Hari Kedua Pementasan Teater “Sultan Mahmud Badaruddin II” Tetap Dipadati Penonton, Dapat Pujian dari Sultan Palembang dan Pejabat Daerah

“Sehubungan dengan telah dimulainya PTM, maka secara bertahap pula kita akan menggelar vaksin secara massal di setiap sekolah yang ada di Palembang,” ungkapnya.

Fitri mengatakan, saat ini jumlah total anak-anak usia diatas 12 tahun 2 hari di Palembang sebanyak 151 ribu.

Sedangkan dari total tersebut baru 40-50 persen yang sudah menjalani vaksin.

“Kita targetkan sampai akhir tahun nanti sebanyak 151 ribu anak-anak di Palembang semuanya sudah divaksin khususnya untuk anak-anak usia diatas 12 tahun 2 hari,” katanya.

Baca Juga:  Polda Sumsel Bongkar Sindikat Curanmor Spesialis Honda Beat, 4 Pelaku Diamankan

Sementara untuk alokasi vaksin bagi anak-anak, Fitri mengakui bahwa pihaknya sudah mengalokasikan vaksin untuk anak-anak namun dengan jumlah yang terbatas.

“Bedasarkan petunjuk dari Presiden dan BIN, bahwa alokasi vaksin untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas khususnya anak sekolah saat ini ada, namun akan disalurkan secara bertahap di setiap sekolah karena jumlahnya yang terbatas,” bebernya.

Baca Juga:  Wow! Fantastis, 7 Miliar Hasil Samling Selama Sebulan Beroperasi

Selanjutnya, Fitri menghimbau kepada seluruh guru yang belum divaksin agar segera menjalani vaksinasi, supaya pelaksanaan PTM dapat berjalan optimal.

“Dari total 17 ribu guru SD dan SMP di Palembang saat ini, alhamdulillah sekitar 90 persen sudah divaksin. Sedangkan untuk guru yang belum divaksin saya himbau untuk sementara tetap mengajar secara daring, tapi tetap segera melaksanakan vaksinasi,” pungkasnya. #ric

Komentar Anda
Loading...