DPRD Sumsel Minta Percepatan Distribusi Vaksin Untuk Sumsel

40
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Pendistribusian vaksin untuk Sumatera Selatan (Sumsel) dari target 6,4 juta orang baru terealisasi sebesar 2,2 juta orang atau sekitar 34,3 persen. Artinya, dengan sisa waktu sekitar tiga bulan lagi rata per bulan harus terdistribusi sekitar 1,4 juta orang.

Untuk itu Komisi V DPRD Sumsel meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk percepatan pendistribusian vaksin untuk Sumsel.

Baca Juga:  13 Nama Calon Timsel KPID Sumsel Periode 2021 -2024 Masuk Ke Komisi I DPRD Sumsel

“Kita akan jemput bola karena antusiasme masyarakat untuk di vaksin kini sangat tinggi. Sayangnya, hal ini tak diimbangi dengan ketersediaan vaksin yang memadai,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli, usai rapat sinkronisasi program untuk pembahasan RAPBD-P Sumsel TA 2021 bersama Dinkes Sumsel, Jumat  (10/9).

Politisi PKS ini mencontohkan, untuk Jawa Barat (Jabar) sampai saat ini realisasi pendistribusian vaksin mereka cukup tinggi, salah satunya selain karena instansi terkaitnya yang pro aktif juga karena mereka telah mempersiapkan sistem percepatan distribusi vaksin dan sentra vaksin.

Baca Juga:  Abu Sari Kritik Kinerja Gubernur Sumsel

“Disisi lain, kesiapan tenaga vaksinator di Sumsel untuk melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 juga sudah sangat siap. Total ada sebanyak 3.300 tenaga vaksinator yang terdiri dari para ASN dan relawan,” katanya.

Terkait untuk tenaga vaksinator, menurut Syaiful  juga akan dipertanyakan langsung ke Kemenkes agar mereka bisa mendapatkan insentif dari hasil kerja mereka.

Baca Juga:  Terkait Demo People Power, Sandiaga Janjikan Aksi Damai Selama Pemilu Jujur dan Adil

“Karena dari penjelasan Dinkes Sumsel untuk insentif tenaga vaksinatornya dari kabupaten/kota. Kita mendorong para kepaa daerah untuk ikut memperjuangkan insentif tenaga vaksinator khususnya dari relawan ini,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...