Solar di Palembang Menipis, DPRD Sumsel Minta Pengawasan Pemerintah

Hasbi Asidiki
Palembang, BP- Tiba-tiba stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota Palembang menipis bahkan ada yang kosong, akibatnya antrian kendaraan mengular disetiap SPBU yang ada di kota Palembang.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Hasbi Asadiki menilai seharusnya pemerintah harus memanggil pihak Pertamina yang terkait penjualan BBM.
“Karena terhadap kelangkaan itu, kemacetan di jalan dan itu menimbulkan ada dugaan permainan , karena solar ini barang subsidi, jadi langka dari pemerintah melakukan pengawasan terhadap distribusi solar di SPBU Itu,” katanya, Selasa (7/9).
Selain itu terhadap pengisian solar pada kendaraan pihaknya menyangsikan dalam waktu cepat solar cepat habis.
“ Dalam 20 ribu liter tidak mungkin dalam beberapa jam habis, ini yang kita minta pihak pemerintah untuk melakukan pengawasan distribusi solar, karena menyakini kalau minyak subsidi ini seperti solar ini rentan dilakukan permainan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,”katanya.
Apalagi solar ini menurut politisi Partai Golkar ini mudah untuk dialihkan oleh pihak tertentu.
“ Banyak nunggu barang (solar) ini,” katanya.#osk