Solar di Palembang Menipis, DPRD Sumsel Minta Pengawasan Pemerintah

115
BP/DUDY OSKANDAR
Hasbi Asidiki

Palembang, BP- Tiba-tiba stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota Palembang menipis bahkan ada yang kosong, akibatnya antrian kendaraan mengular disetiap SPBU yang ada di kota Palembang.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Hasbi Asadiki menilai seharusnya pemerintah  harus memanggil pihak Pertamina yang terkait penjualan BBM.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Dapil Palembang II Reses ke Sematang Borang dan Alang Alang Lebar

“Karena terhadap kelangkaan itu, kemacetan  di jalan dan itu menimbulkan ada dugaan permainan , karena solar ini barang subsidi, jadi langka dari pemerintah melakukan pengawasan terhadap distribusi solar di SPBU Itu,” katanya, Selasa (7/9).

          Selain itu terhadap pengisian solar pada kendaraan pihaknya  menyangsikan dalam waktu cepat solar cepat habis.

“ Dalam 20 ribu liter tidak mungkin dalam  beberapa jam habis, ini yang kita minta pihak pemerintah untuk melakukan pengawasan distribusi  solar, karena menyakini kalau minyak subsidi ini seperti solar ini rentan dilakukan  permainan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,”katanya.

Baca Juga:  Disbudpar Sumsel Dipecah Jadi Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata

Apalagi solar ini menurut politisi Partai Golkar ini mudah untuk dialihkan oleh pihak tertentu.

“ Banyak nunggu barang (solar) ini,” katanya.#osk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...