Konsumsi Ikan Belida Dilarang, Kekhasan Kuliner Palembang Hilang

93

Palembang, BP – Ikan Belida yang biasa dijadikan bahan baku makanan kuliner khas Palembang, kini sudah dilarang untuk dikonsumsi.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Sumatara Selatan (Aspenku Sumsel) Yus Eliza menyayangkan adanya pelarangan tersebut meskipun pengusaha kuliner sudah lama beralih ke ikan lain untuk diolah.

“Restoran Palembang selalu memiliki menu andalan khas Belida. Saya khawatir kekhasan kuliner Palembang akan hilang,” ungkapnya, Minggu (5/9).

Baca Juga:  KKP Pastikan Sentra Kuliner Perikanan Selesai November

Eliza menjelaskan, pemerintah harus mengkaji ulang larangan atau penetapan Belida (Chitala) sebagai hewan dilindungi penuh.

Menurutnya, banyak masyarakat yang terdampak tidak hanya pengusaha kuliner, tapi nelayan dan pedagang yang kehilangan mata pencarian.

“Aturan (Permen KKP Nomor 1 2021) perlu dikaji ulang, mengingat kekhasan Belida bagi masakan Palembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Palembang, Isnaini Madani menjelaskan, pelarangan konsumsi Belida berpengaruh pada pariwisata kuliner.

Baca Juga:  Turap Akan Dibangun Kembali di Kawasan 13-14 Ulu

Dirinya bahkan setuju jika penetapan Belida sebagai hewan dilindungi penuh harus dikaji ulang.

“Saya setuju agar Belida tidak ditangkap di alam liar, tetapi untuk produk budidaya jangan dilarang,” beber dia.

Isnaini mencatat, industri pariwisata kuliner di Palembang dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan budidaya Belida.

Ia mengatakan pelaku industri kuliner sadar jika budidaya perlu dilakukan untuk mencegah kepunahan Belida Sumatra (Chitala Yyselonotus).

Baca Juga:  SMB IV Ajak Masyarakat Mencintai Kuliner Kota Palembang

“Jika aturan ini tetap diterapkan, usaha mereka tentu tidak akan berjalan lagi,” tandasnya. #ric

Komentar Anda
Loading...