RA Anita Noeringhatil Pantau Persiapan PTM di SMA  Bina Mandiri Banyuasin

152

Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Hj RA Anita Noeringhati SH MH mengunjungi SMA Bina Mandiri Banyuasin, Kamis (2/9). Kedatangan RA Anita dalam rangka memantau persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi covid-19. (BP/IST)

Palembang, BP- Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Hj RA Anita Noeringhati SH MH mengunjungi SMA Bina Mandiri,  Banyuasin, Kamis (2/9). Kedatangan Anita dalam rangka memantau persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi covid-19.

“Sengaja saya datang ke sekolah swasta, selain sekolah Negeri untuk memastikan pembelajaran tatap muka berjalan baik. Alhamdulillah sekolah ini (SMA Bina Mandiri, red) sudah berjalan walaupun penerapannya baru 50 persen,” kata RA Anita saat berdialog.

Dikatakan, masa pendemi menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Kendala yang terjadi saat sekolah daring selain belajar-mengajar, murid pun menjadi tidak familiar dengan gurunya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Minta Pemprov Sumsel Pertimbangkan Ketetapan Pengaturan Jam Kerja Guru Honor SMA/SMK

“Siswa banyak yang tidak tahu kepala sekolahnya siapa. Tapi alhamdulillah tahun 2021 ini pemerintah sudah mengizinkan PTM dengan memperhatikan kondisi daerah dan kecamatannya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Golkar ini memberikan semangat kepada sekolah untuk tetap menjaga kualitas agar dapat bersaing dengan sekolah negeri dan swata lainnya.

“Untuk menjaga pemerataan dengan sekolah Negeri, kita akan evaluasi melalui Diknas. Sekolah Bina Mandiri ini patut diapresiasi sejak 2005 bisa bertahan. Keberadaan sekolah swasta juga harus menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.

Anita menambahkan, keberadaan sekolah hendaknya bukan hanya memberikan pendidikan pelajaran, tapi juga moral dan agama sehingga menjadi siswa yang kompeten dan lulusnya bisa tembus ke universitas terbaik.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumsel Dukung PTM Untuk Daerah yang Tidak Diberlakukan PPKM Level 4

“Kedatangan kami juga menampung aspirasi sehingga dapat memberikan masukan kepada Diknas Provinsi tentang kondisi riil sekolah,”  katanya.

Kepala Sekolah H Sulaiman SE MM menyambut baik kedatangan ketua DPRD Sumsel. Pihak sekolah tak menyangka jika sekolah mereka dapat kehormatan dikunjungi orang nomor 1 di DPRD Sumsel.

“Sekolah kita sudah menerapkan pertemuan tatap muka, walau hanya 50 persen dibagi 3 hari. Ini sudah berlangsung sejak awal tahun ajaran baru ini,” katanya.

Diketahui, SMA Bina Mandiri sudah berdiri sejak tahun 2005 diawali siswa hanya 6 pelajar dan sempat sampai 500 pelajar di tahun 2017 lalu, dan tahun ini turun menjadi 330.

Baca Juga:  Lima Komisi di DPRD Sumsel Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksana APBD  Sumsel TA 2020

“Penurunan ini juga disebabkan karena sekolah negeri bertambah kelasnya, sehingga sekolah SMA swasta di Banyuasin ini tutup. Mohon ibu dapat memperhatikan pemerataan sekolah swasta agar tak tergerus, karena swasta lebih dahulu berdiri dan memberikan kontribusi pada negeri,”  katanya.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari kecamatan Talang Kelapa, dewan guru dan perwakilan siswa. Diakhir pertemuan ketua DPRD Sumsel membagikan masker kepada sekolah  “Di Kecamatan Talang Kelapa ini terdapat 1 SMA Negeri dan 4 sekolah swasta,” kata  Ribut, perwakilan kecamatan.#osk

Komentar Anda
Loading...