Vaksinasi Covid-19 Untuk Pelajar di Palembang Belum Maksimal

70
Vaksin Covid-19 bagi pelajar di Palembang. (BP/IST)

Palembang, BP – Vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di Kota Palembang saat ini belum maksimal.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota Palembang menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar guna menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM).

Sekolah tatap muka direncanakan dilaksanakan setelah masa berakhirnya PPKM level 4 pada 6 September 2021.

Namun, Wali Kota Palembang H. Harnojoyo mengungkapkan baru 50 persen pelajar yang telah divaksin.

“Sekarang ini masih di bawah 50 persen pelajar yang telah divaksin, untuk mewujudkan kekebalan kelompok di lingkungan sekolah, kegiatan vaksinasi untuk pelajar akan lebih digencarkan,” katanya di Palembang, Selasa (31/8).

Baca Juga:  Gubernur Sumsel Herman Deru Antusias Ikuti  Retreat Hari Pertama di Magelang

Harnojoyo menghimbau orang tua siswa yang memiliki anak berusia 12-17 tahun untuk mendaftarkan anaknya mengikuti program vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat.

Dengan dukungan orang tua siswa, ia berharap program vaksinasi Covid-19 untuk pelajar bisa berjalan maksimal, sehingga bisa dicapai kekebalan kelompok sesuai target yang diharapkan.

Sambil menunggu capaian vaksinasi pelajar secara maksimal, ia mengatakan kegiatan sekolah pertemuan tatap muka rencananya dilakukan secara terbatas.

Baca Juga:  Operasi Gabungan di Diskotik Batman, Polda Sumsel Amankan Empat Pengunjung Positif Narkoba

“Dalam kondisi belum semua pelajar mendapat vaksin Covid-19, kegiatan PTM belum bisa dilakukan secara keseluruhan, hanya beberapa sekolah tingkat SD dan SMP di bawah pengelolaan Pemkot Palembang yang melakukan sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat,” jelas Harnojoyo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Palembang Ahmad Zulinto menambahkan pihaknya merencanakan PTM dilaksanakan tiga shif untuk mencegah kerumunan di sekolah.

Baca Juga:  Sumsel Siap  Selenggarakan  Leanpuri Cup 2023

Adapun jadwal sekolah dibagi tiga shif, yakni pada pukul 07.30 – 09.30 WIB, 08.30 -10.30 WIB dan 10.00 WIB-12.00 WIB.

“Kami akan melakukan pembelajaran dengan waktu bergantian tanpa terjadinya tabrakan jam masuk. Nanti pelajarannya juga yang esensial saja, seperti matematika, IPA, IPS, sedangkan pelajaran lainnya masih melalui daring,” tukas Zulinto. #ric

Komentar Anda
Loading...