Residivis Curanmor Ini Kembali Ditembak

121
Leviyansyah (34), residivis kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)  yang sering beroperasi di wilayah Jakabaring Palembang, diberi hadiah timah panas dibagian kaki sebelah kiri oleh Unit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, karena berusaha kabur saat ditangkap, Rabu (25/8)  lalu.(BP/IST)

Palembang, BP–Leviyansyah (34), residivis kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)  yang sering beroperasi di wilayah Jakabaring, Palembang, diberi hadiah timah panas dibagian kaki sebelah kiri oleh Unit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, karena berusaha kabur saat ditangkap, Rabu (25/8)  lalu.

Sebelumnya pelaku pernah ditembak oleh Tim Reskrim Polrestabes Palembang dalam kasus yang sama.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Cs Panjahitan, mengatakan, anggotanya berhasil menangkap tersangka curanmor yang merupakan residivis. Dalam aksinya tersengka begerak seorang diri dengan cara merusak kontak kunci dimana sasarannya kosan yang berada didekat rumahnya.

Baca Juga:  Crew Kapal MV Charlotte Tewas Tengkurap Diatas Kapal

“Tersangka harus kami berikan tindakan tegas, lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap. Tersangka juga merupakan residivis kasus pencurian hp, bongkar rumah kosong menjalani hukuman Polrestabes Palembang pada tahun 2019,” kata Panjahitan, Jum’at (27/8).

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka, yaitu plat kendaraan asli sepeda motor hasil curiannya, obeng, spion motor.

Baca Juga:  Lomba Baca Teks Proklamasi, Utusan Fraksi PKS Sumsel Kembali Juara Nasional

“Sementara dalam pengakuan tersangka, sudah tiga kali pakai melakukan pencurian motor, kita juga menyita dua plat motor, obeng dan kaca Spion, tersangka kita amankan di rumahnya, namun karena tersangka melawan petugas terpaksa kita beri  tindakan tegas dan terukur,” katanya.

Tersangka Levi mengakui perbuatannya, menurutnya setiap beraksi dirinya selalu seorang diri dan mengincar motor yang berada di kosan. Selanjutnya menggunakan obeng dirinya merusak kontak motor.

Baca Juga:  Pinjam Mau Beli Nasi, Motor Dilarikan Kenalan Baru

“Motor saya jual ke daerah jalur dengan harga Rp 1 juta, sudah tiga kali mengambil motor semuanya Mio. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari kadang-kadang judi slot juga,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...