Curi Motor Rusak, Yogi Berurusan dengan Polisi

116

M Prayogi Handoko alias Yogi (26) diringkus Tim Tujuh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mariana, Banyuasin,lantaran  mencuri sepeda motor rusak di bengkel milik Herman yang beralamat di Jalan Sabar Jaya, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Senin (12/7) sekitar pukul 22.00.(BP/IST)

Palembang, BP- M Prayogi Handoko alias Yogi (26) diringkus Tim Tujuh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mariana, Banyuasin,lantaran  mencuri sepeda motor rusak di bengkel milik Herman yang  terletak di Jalan Sabar Jaya, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Senin (12/7) sekitar pukul 22.00.

Pelaku bersama T (buron) dan A (buron) melihat sepeda motor rusak terparkir di depan bengkel Herman.

Baca Juga:  Sambut Idulfitri 1444 H, Ini Pesan Kakanwil Kemenkumham Sumsel kepada Jajaran UPT

Kemudian ketiga pelaku membawa motor tersebut dengan cara didorong hingga ke rumah tersangka A dan mempretelinya menjadi beberapa bagian. Atas kejadian tersebut, korban membuat laporan di Polsek Mariana, Banyuasin.

Kapolsek Mariana AKP Halim Kesumo didampingi Kanit Reskrim Bripka Guntur menerangkan, tertangkapnya pelaku bermula dari laporan korban yang langsung ditindaklanjuti anggotanya dengan penyelidikan.

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Ikuti Lauching Rumah Kebangsaan

“Setelah menerima laporan korban, anggota kita melakukan penyelidikan. Alhasil identitas serta keberadaan pelaku kita kantongi. Lalu, kita lakukan penangkapan,” katanya, Sabtu (21/8).

Dia mengimbau untuk kedua tersangka yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Sebab, pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas terukur kepada mereka.

“Dua pelaku masih buron. Namun identitasnya sudah kita kantongi. Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap mereka. Untuk itu, kita imbau untuk menyerahkan diri. Karena kemanapun mereka pergi akan kita kejar,” terangnya.

Baca Juga:  Kemenkumham Sumsel Raih Penghargaan Pelaporan Kekayaan ASN

Sedangkan tersangka Yogi mengakui perbuatannya.

“Motornya kami dorong sampai ke rumah A. Sampai di sana, kami bongkar menjadi beberapa bagian pak dan kami jual onderdilnya,” katanya.#osk

 

Komentar Anda
Loading...