Tahanan Polres OKI Meninggal Dunia, diduga Dianiaya

53
Arfan,  Minggu (8/8/) saat membuat laporan di Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel). (BP/IST)

Palembang, BP- Tiga hari setelah diamankan di Mapolres OKI, Tahanan kasus narkoba Polres OKI, Beni (45) warga Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Kamis (5/8) malam meninggal dunia.

Diduga kuat korban meninggal karena dianiaya. Diketahui dari tubuh jenazah Beni terdapat luka memar sampai ke jari kakinya. Selain itu terdapat luka robek dibagian pelipis serta luka dibawah kantung mata.

H Arfan Ismail perwakilan keluarga Beni mengatakan,  pihak keluarga tidak tahu Beni ditangkap dalam kasus apa di rumah kontrakannya dikawasan Petaling. Informasinya ditangkap kasus narkoba oleh anggota Satres Narkoba Polres OKI Senin (2/8) sore.

Baca Juga:  Jenazah Perempuan Ditemukan Masih  Memegang Pisau

“Setelah ditangkap anak saya dibawa ke Polres lalu ditahan tapi polisi tidak memberikan surat penahanan, begitu juga surat saat penangkapan nya tidak ditunjukkan,”kata Arfan,  Minggu (8/8/) usai membuat laporan di Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Tiga hari ditahan keluarga mendapat kabar bahwa Beni meninggal dunia pada Kamis malam.

“Hari itu juga jenazah Beni dibawa ke RSUD Kayuagung untuk dilakukan visum. Namun hasil visum belum didapatkan oleh pihak keluarga.Kami menduga Beni ini dianiaya. Saat jenazah dibuka di rumah sekujur tubuhnya mengalami luka memar. Bahkan di pelipis kanannya ada luka masih mengeluarkan darah. Makanya ini kami melaporkan kasus ini ke Propam Polda Sumsel agar kematian anak kami di usut,”  katanya.

Baca Juga:  Polda Sumsel dan Kakanwil Kemenkumham Bersinergi Tuntaskan Program Vaksinasi Covid 19

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy membenarkan adanya tahanan meninggal didalam sel. Korban meninggal didalam tahanan karena berkelahi dengan sesama tahanan.

“Dalam kasus ini kami Polres OKI sudah membentuk tim apakah ada kelalaian dari petugas jaga saat kejadian. Kami juga sudah menetapkan 13 orang sebagai tersangka,” katanya.#osk

 

Baca Juga:  Rescue Perindo Fokus Program Tangkal Bencana

 

 

 

Komentar Anda
Loading...