Pandemi Covid-19 di Kota Lubuklinggau, DPRD Sumsel Minta Dinkes Sumsel Turun ke Lapangan

Palembang, BP- Situasi kondisi Pandemi covid-19 di kota Lubuklinggau saat ini sangat mencekam bagi masyarakat. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) daerah pemilihan (Dapil) VIII, Kabupaten Musi Rawas (Mura) , Musi Rawas Utara (Muratara) dan kota Lubuklinggau Hasbi Asadiki mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel turun kelapangan.
“Ketakutan dimana-mana, karena kondisi rumah sakit tidak menerima lagi pasien yang ada di Lubuklinggau,”kata Hasbi yang pernah menjabat ketua DPRD Kota Lubuklinggau ini, Minggu (1/8).
Dia menjelaskan di Lubuklinggau ada empat daerah penyangga yang masuk ke Lubuklinggau, yakni Empat Lawang, Musi Rawas, Muratara dan Rejang Lebong (Bengkulu). Semua rumah sakit penuh ditambah tidak ada oksigen.
“Sekarang tenda tenda berdiri di depan rumah sakit,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel ini.
Hasbi meminta Gubernur, dapat menurunkan Dinas Kesehatan provinsi, turun langsung kelapangan. Karena ada beberapa kebutuhan daerah yang memang harus jadi perhatian semua pihak. Seperti kebutuhan oksigen, dimana pasien berebutan untuk mendapatkan oksigen.
“Kalau dilepas, tinggal tunggu waktu, ninggal mereka ,” kata politisi Partai Golkar ini.
Hasbi mengaku, dirinya baru pulang dari Lubuk Linggau, dan menjelaskan bahwa ada Rumah Sakit Petanang yang dibantu provinsi lima tahun lalu, dan akan dibangun langsung oleh walikota Lubuklinggau menjadi rumah sakit khusus Covid-19.
Hal ini dikarenakan rumah sakit lainnya sudah penuh dengan pasien. Padahal di rumah sakit ada Poli Umum yang khusus untuk memberikan pelayanan pasien yang lain.
Oleh karena itu, dia mengajak, untuk memberikan dorongan semangat kepada masyarakat bahwa masih ada pemerintah provinsi yang siap menyiapkan kondisi tabung oksigen.
Hasbi Asadiki menyinggung langkah dilakukan Gubernur H Herman Deru yang menyuplai oksigen ke Provinsi Jawa Barat (Jabar). Padahal di daerah-daerah di Sumatera Selatan sangat membutuhkan oksigen.
“Kita mohon perhatiannya semua, bahwa ini dapat menjadi perhatian khusus di daerah Sumatera Selatan,”katanya.
Hasbi menambahkan, Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau memiliki kebutuhan untuk membangun rumah sakit covid dan memerlukan 44 tempat tidur ,dua ventilator dan dua hebavior.
Ia juga menyinggung soal bantuan sosial (Bansos) dimana bansos ini dapat menjadi keinginan Gubernur untuk dapat cepat turun ke daerah.#osk