DPRD Sumsel Minta Diskusikan Dulu, Soal Pemindahan Islamic Center

59
Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Sumsel, Muhammad F. Ridho,ST,MT(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP-Rencana Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  Herman Deru yang akan memindahkan lokasi Islamic Centre/Masjid Sriwijaya ditanggapi dingin oleh DPRD Sumsel.

Ketua Komisi IV DPRD Sumsel M.F.Ridho menilai tidak ada salahnya dengan rencana gubernur tersebut.

Tapi menurut politisi Partai Demokrat ini,  alangkah baiknya hal ini agar didiskusikan ke DPRD Sumsel dalam hal ini Komisi IV selaku komisi yang membidangi hal tersebut.

Baca Juga:  Dikawal Polres Musi Rawas, Arjun Cs Tersangka Narkoba Dilimpahkan dan Siap Ikuti Proses Sidang

“Sah-sah saja, tiap sampai saat ini kami belum mendapatkan pemberitahuan resmi. Pihak eksekutif belum pernah berbicara kepada kami atau itu baru sebatas wacana dari Gubernur,” kata  Ridho, Kamis  (3/6).

Menurut Ridho, seperti diketahui saat ini proyek Islamic Centre di Jakabaring menuai sorotan karena tengah didera masalah hukum. Meski begitu, sebelum akhirnya tersangkut kasus hukum dan ditangani Kejati Sumsel, proyek ini sebetulnya sempat akan dilanjutkan dengan dana dianggarkan di APBD 2021 mencapai Rp287 milyar sampai akhirnya Pemprov Sumsel memutuskan mem-pending anggaran tersebut.

Baca Juga:  Tak Laksanakan HUT Provinsi Sumsel Tahun Lalu, HUT Provinsi Sumsel 2021 di Laksanakan Dengan Prokes

Sedangkan anggota Komisi IV, Syamsul Bahri , tak menampik sejauh ini belum ada pembicaraan perihal rencana gubernur untuk memindahkan lokasi Islamic Centre tersebut.

“Kita bicarakan, kita koordinasikan , komunikasi, koordinasi dan singkronisasi, implementasi itu saja yang penting yang perlu kita lakukan,”kata politisi Partai Nasdem ini.

Jika surat dari Gubernur masuk ke DPRD Sumsel menurutnya akan di kaji bersama-sama dan duduk bersama-sama .#osk

Baca Juga:  Sekitar Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang

 

 

Komentar Anda
Loading...