Mundur Dari PKPI, Diaz Hendropriyono Ngaku Belum Ada Target Politik Yang Hendak Diraih
Palembang, BP–Diaz Hendropriyono mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Sebagai penggantinya, PKPI menunjuk Sunan Kalijaga sebagai Plt Ketua Umum.
Menurut Diaz , alasan dirinya mundur dari PKPI, karena menurutnya PKPI perlu pemikiran-pemikiran, terobosan-terobosan lain untuk penyegaran.
“Saya rasa ini yang terbaik untuk PKPI, mungkin itu , perlu ada pergantian , supaya ada ide-ide baru,” kata Diaz disela-sela acara temu alumni #DYM Palembang “Dengar Yang Muda” Yang Muda Yang Berprestasi Yang Muda Untuk Indonesia, digelar di Cafe Bebek, Palembang, Sabtu (29/5).
Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan persatuan Indonesia (PKPI) Sumatera Selatan (Sumsel), Yusmah Reza Zaini, Sekretaris DPP PKPI Sumsel Armando Romadhona, Bendahara DPP PKPI Sumsel Abdullah dan para kader DPP, DPC, DPK PKPI Sumsel.
Diaz mengaku tanggal 25 Mei yang lalu pihaknya menggelar Munaslub di Jakarta Timur.
“Yusmah Reza sebagai ketua provinsi juga hadir dan di Munaslub tersebut di Jakarta Timur memutuskan Mayjen TNI Marinir (Purn) Yussuf Solichien sebagai ketua umum terpilih PKPI yang baru dan beliaupun juga diberikan mandat oleh Munaslub ini untuk membentuk formatur yang baru dan diberikan waktu 30 hari untuk menyelesaikan formatur , jadi artinya sayapun tidak tahu apakah ada keputusan yang baru atau tidak,” kata Diaz yang juga staff Khusus Presiden Republik Indonesia ini.
Mengenai tanggapan sejumlah pengamat yang menilai mundurnya Diaz akan memperberat kerja PKPI, Diaz menilai bagus tanggapan pengamat untuk memicu kepengurusan PKPI yang baru agar terus bisa termotivasi untuk membangun PKPI agar PKPI lebih maju.
“Saya rasa kalau PKPI di Sumatera Selatan di bawah Yusmah Reza ini pasti akan mencetak banyak sekali anggota-anggota DPRD disini, terbukti dalam beberapa bulan aja Yusmah Reza bisa membesarkan PKPI,” katanya.