Resmikan Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah, Menag Sebut UIN Raden Fatah Bisa Bersaing Secara Nasional

48

Sedangkan  Gubernur Sumsel Herman Deru, mengatakan, dengan bertambahnya gedung yang dimiliki UIN Raden Fatah menjadikan peluang bagi Pemprov Sumsel untuk mengintegrasikan dengan Islamic Centre.

“Saya punya obsesi integrasikan dengan Islamic Center setelah hal-hal yang belum selesai dituntaskan. Kalau bisa kuliah Islam kesini tak perlu ke Mesir,” katanya.

Rektor Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Dr Nyayu Khodijah mengatakan, pembangunan kampus Jakabaring memakan waktu dua tahun. Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah memiliki 9 gedung baru termasuk Rumah Moderasi Beragama.

Baca Juga:  Perkembangan Regulasi Sistem Pemerintahan Desa di Indonesia

Pembangunan kampus ini telah memakan biaya Rp 430 miliar. “Dibangun selama 723 hari bermula dari amanah para pendiri berharap memiliki kampus yang indah dan merupakan representasi budaya masyarakat Sumsel. Alhamdulilah hari ini sudah resmi berdiri dan semoga menjadi spirit baru bagi Sumsel,” katanya.

Adapun 9 gedung yang dimiliki kampus B UIN Raden Fatah Palembang, diantaranya, Auditorium Utama, Ruang ICT & Server Laboratorium Terpadu, Fakultas Tarbiyah (2 gedung), Fakultas Psikologi, Sains dan Teknologi, Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Rumah Moderasi Beragama.

Baca Juga:  Polda Sumsel Amankan 42 Tersangka Narkoba

“Terimakasih untuk Presiden RI dan Pemprov Sumsel yang sudah mendukung dengan memberikan hibah tanah seluas 35 hektar dan kini sudah terpakai 15 hektar. Kampus baru ini akan memberikan spirit bagi UIN Raden Fatah dan Pemprov Sumsel,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...