Pemprov Sumsel Dirikan BUMD SPAM Regional, PT Tirta Sriwijaya Maju
“Pada prinsipnya pendirian BUMD ini adalah ingin membangun kemitraan dengan PDAM-PDAM yang ada dan menjadi kompetitor yang sehat bagi PDAM kabupaten/kota sehingga peran PDAM dalam melayani kebutuhan masyarakat tetap terjaga dengan mutu dan jangkauan pelayanan yang lebih baik dan seluruh masyarakat dapat menikmati air bersih yang berkualitas tanpa harus menanggung kerugian bagi PDAM di kabupaten/kota,” katanya.
Untuk progres pada setiap penyertaan modal, menurut Gubernur tentu hal ini sudah menjadi target bagi pihaknya dalam pengembangan BUMD SPAM Regional yang kami beri nama PT. Tirta Sriwijaya Maju ini.
“Menanggapi pernyataan Fraksi NasDem dan Fraksi PKS mengenai perlunya suatu kajian dan rencana strategis dalam pelaksanaan dan pengembangan SPAM Regional, dapat kami jelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel telah menyusun Rencana Induk Pengembangan SPAM Regional dan melakukan Studi Kelayakan terhadap pendirian BUMD ini dan dari hasil kajian tersebut diperoleh data bahwa Sumsel layak untuk me.nbangun SPAM Regional yang akan dikembangkan dalam beberapa cluster/subsub regional pada beberapa kabupatengkota berdampingan,” katanya.
Pemprov Sumsel sependapat bahwa pendirian BUMD SPAM Regional merupakan hal yang prioritas dan sangat layak untuk dikembangkan.
“Kami akan berupaya meningkatkan kinerja, kreatifitas dan inovatif dalam pengembangan sumber daya air serta menjaga stabilitas agar dapat melayani kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kemajuan perekonomian di Provinsi Sumsel. Selanjutnya mengenai perhitungan dan kriteria investasi untuk mencapai target penjualan, hal ini tentu akan menjadi perhatian yang utama, sehingga BUMD ini dapat tumbuh dan berkembang secara sehat,” katanya.
Selanjutnya menanggapi pernyataan Fraksi PKS mengenai penyebab PDAM belum bisa menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan air bersih di Provinsi Sumsel, menurut Gubernur seperti yang dijelaskan pada Rapat Paripurna tanggal 10 Mei 2021, bahwa saat ini berbagai permasalahan dalam pelayanan air bersih yang dilaksanakan oleh PDAM di Sumatera Selatan antara lain:
1) masih banyak rumah tangga yang belum mendapatkan jaringan air bersih,
2) kehilangan air masing-masing atau adanya pencurian air/kebocoran,
3) pemborosan penggunaan air oleh pelanggan:
4) tunggakan pembayaran PDAM oleh pelanggan, dan
5) tagihan air oleh PDAM di beberapa daerah terus mengalami kenaikan harga.
“Sebagai komitmen Pemerintah Provinsi dalam pemenuhan kebutuhan penyediaan air bersih yaitu dengan mendirikan BUMD SPAM Regional sebagai upaya yang dapat di lakukan Pemerintah Provinsi sesuai dengan kewenangannya.,” kata Gubernur.#osk