“Momentum Menyatukan Energi Partai Menghadapi Tantangan Kedepan”

Agus Sutikno
Palembang, BP
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar Ke-IX yang akan dilaksanakan pada 18-21 Desember di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sesuai dengan anggaran dasar (AD) PPP dalam muktamar itu periodisasi pergantian pimpinan yaitu Ketua Umum (Ketum), Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Selain itu periode untuk membahas apakah diperlukan perbaikan Anggaran Dasar Rumah Tangga , pertanggungjawaban pengurus masa khidmat lima tahun yang lalu dan rekomendasi pemerintah kedepan.
“ DPW PPP Sumatera Selatan memaknai Muktamar Ke-IX ini sebagai ikhtiar untuk menyatukan energi-energi internal PPP didalam menghadapi tantangan kedepan,” kata Ketua DPW PPP Provinsi Sumsel Agus Sutikno ketika ditemui di kantor DPW PPP Provinsi Sumsel di Jalan Kol H Burlian, Palembang, Jumat (13/11).
Setidaknya menurut mantan Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel ini, ada empat tantangan kedepan yang pertama menghadapi Pilkada, kedua menghadapi verifikasi, ketiga setelah muktamar ada Muswil, Muscab dan empat pertarungan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024.
“ Oleh karena itu saya berpendapat , Muktamar kali ini nilai strategis , jangan sampai di lewati begitu saja, jangan hanya fokus untuk memilih ketua umum tetapi disamping itu juga perlu untuk menata, menyatukan kekuatan, menyatukan energi dan menentukan sikap , langkah kebijakan kedepan baik jangka pendek, jangka menengah maupun jangka lima tahunan,” katanya.
Dirinya bangga , banyak sekali kader internal PPP berminat untuk maju sebagai calon ketua umum PPP diantaranya Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Muhamamd Muqowam, Gus Yasin yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) , Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) yang juga Ketua Majelis Pertimbangan, Mardiono.
“ Yang menurut saya para calon ini memang kader-kader terbaik yang bisa memimpin PPP kedepan tetapi apa yang saya sampaikan bahwa Muktamar Ke-IX adalah momentum menyatukan energi maka Sumsel berpendapat lebih para tokoh-tokoh itu duduk dalam satu meja yang sama, untuk merumuskan bagaimana kedepan dan tentu , kalau memungkinkan sharing saja sehingga muktamar ini bisa berjalan dengan baik ,aman dan kita segera menghadapi tantangan berikutnya ,” katanya.
Sumatera Selatan menurutnya, istiqomah dan pihaknya berangkat untuk mengirimkan utusan muktamar itu ada 41 suara seluruh Sumsel yang terdiri dari 36 suara dari ketua dan sekretaris dan ditambah perimbangan fraksi.
“Oleh karena itu kami siap berangkat ke Makasar, tentu sebagaimana biasa perhelatan lima tahunan tidak hanya yang berangkat itu pemegang mandat suara tetapi juga ada penggembira yang bisa terdiri dari anggota dewan non struktural, bisa juga pengurus harian , bisa juga tim-tim sukses atau tim-tim yang selama ini membantu PPP Sumatera Selatan,” katanya.
Sumatera Selatan, berharap muktamar ini menjadikan sebagai media , wahana untuk bergandengan tangan , menyatukan energi menghadapi tantangan kedepan.
“Dan merawat persatuan itu salah satunya dengan pembangunan,” katanya.#osk