Ruas Jalan Negara, Sumsel-Bengkulu Longsor, DPRD Sumsel Harapkan Penanganan Dari Balar Besar Jalan Nasional

Anggota Komisi IV DPRD Sumsel Askweni
Palembang, BP
Terkait sejumlah kerusakan jalan negara di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akibat longsor dan jalan amblas seperti yang terjadi di ruas Jalan Sumsel-Bengkulu via Tanjung Sakti.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel Askweni pihaknya mengharapkan penanganan secepatnya dari pihak Kementrian PU dalam hal ini Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Palembang agar mengambil tindakan cepat , karena jalan negara ini selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat terutama sebagai sarana transportasi masyarakat Sumsel.
“ Kalau itu bisa memenuhi syarat kenapa tidak dana penanggulangan bencana provinsi Sumsel mungkin bisa pemasangan turap dan bronjong untuk penanganan tersebut , yang jelas kita minta kepada Gubernur dan Balar untuk cepat mengambil tindakan , gesit dalam melakukan penanganan bencana-bencana tersebut,” katanya, Selasa (3/11).
Selama ini menurut politisi PKS ini, koordinasi Komisi IV DPRD Sumsel dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Palembang sudah beberapa kali melakukan pertemuan namun yang dibicarakan kemarin pelebaran jalan ruas Palembang – Pangkalan Balai yang sebelumnya terkendala pembebasan lahan.
“ Untuk longsor ini belum ada koordinasi karena antara Komisi IV dan Balar itu khan tidak ada hubungan hirarki, itu artinya mewakili aspirasi masyarakat saja kita menyampaikan persoalan seperti kemacetan di jalan ruas Palembang – Pangkalan Balai ternyata ada pelebaran jalan, itu kemarin terhambat soal pembebasan lahan,” kata mantan anggota Komisi V DPRD Sumsel ini.
Pihaknya pernah juga ke Kementrian PU terkait Jalan di Musi Banyuasin , terutama masalah tender yang beberapa tahun ini gagal, pihaknya akan mempertanyakan tahun ini .
“ Kalau kita lihat dari ruas Kayu Agung Palembang nampaknya sudah bagus tapi ruas Jalan negara Palembang –Sekayu , karena Balai ini kalau enggak kita tanya mereka tidak akan memberikan laporan karena hubungannya ke Kementrian PU, jadi kami tentu aspirasi masyarakat, kalau ada kerusakan jalan di Musi Banyuasin sampai ke Bayung Lencir kita akan tanya segera, akan kita panggil pihak balai, bila perlu kita ke Kementrian PU untuk menanyakan perkembangan terakhir perawatan jalan negara di Sumsel,” katanya.
Dia mencatat sejumlah ruas jalan negara yang rawan seperti di Palembang-Lahat, Palembang-Pagaralam yang kini ada tanah longsor lalu Palembang-Jambi termasuk Palembang –Lubuk Linggai melalui Sekayu.
“ Kalau ruas Pematang Panggang sampai Lampung itu sudah ada jalan tol sehingga beban jalan tidak berat lagi, kalau jalan tol Ruas Palembang-Jambi baru sampai Betung ,” katanya. #osk