Hamzah Ditemukan Jadi Mayat

36
BP/IST
Beredar video  penemuan sesosok mayat pria di sungai yang berada di kawasan Kertapati Palembang. Dari video yang beredar, masyarakat terlihat mengangkat mayat pria tersebut dalam posisi terkelungkup.

Palembang, BP

Beredar video  penemuan sesosok mayat pria di sungai yang berada di kawasan Kertapati Palembang. Dari video yang beredar, masyarakat terlihat mengangkat mayat pria tersebut dalam posisi terkelungkup.

Jasad pria  tersebut belakangan diketahui bernama Hamzah (19), warga Jalan Sriwijaya Raya Desa Ibul Besar III Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir tersebut selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani proses pemeriksaan.

Baca Juga:  Kemenkumham Sumsel Terima Hibah Tanah dan Bangunan Untuk UKK Imigrasi Lubuklinggau

Rahiman (55), paman korban mengatakan, jika korban dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh. Saat ditemukan, keadaan korban sudah dalam keadaan telungkup dalam keadaan tidak bernyawa.

“Korban pamit dari rumah pada Minggu malam (18/10) sekira pukul 20.00  untuk pergi ke salah satu pesta yang berada tak jauh dari lokasi rumahnya tersebut,” kata  Rahiman saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (21/10).

Baca Juga:  Jenasah Bocah Menggunakan Celana SD Itu Bernama M Farel

Dijelaskan Rahiman, korban sempat disuruh pulang pada pukul 01.30 WIB. Namun setelah jam 03.00  belum ada kabar, korban pun kembali dihubungi namun tidak ada kabar dan handphone tidak bisa dihubungi.

“Pada pukul 03.00  hilang kontak, dia itu tidak ada kabar sama sekali. Pagi itu juga langsung kami cari dia tapi tidak ketemu,” katanya.

Dikatakan juga, warga dan keluarga korban sempat berupaya mencari keberadaan korban hingga korban ditemukan sudah berada disungai dalam keadaan tidak bernyawa.

Baca Juga:  Jenasah Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Musi

“Sekitar pukul 17.00  itu ditemukan jenazah korban sudah dalam keadaan bengkak karena sudah beberapa hari. Dari rumahnya sekitar 300 meter,” kata Rahiman.

Saat ini, jenazah korban telah berada di ruang forensik RS Bhayangkara untuk menjalani otopsi.#osk

Komentar Anda
Loading...