Raja Kerajaan Turikale Maros, Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa dan Sultan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Pupanegara, Silaturahmi Bersama SMB IV

Raja Kerajaan Turikale Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M.Si bersama permaisuri dan Sultan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Pupanegara Sekala Brak ke XX Kepaksian Bejalan Diway Lampung Barat (Lambar) bersilaturrahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam yang berada di Jalan Sultan Muhammad Mansyur, Palembang. Minggu (13/9).
Palembang, BP
Raja Kerajaan Turikale Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M.Si bersama permaisuri dan Sultan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Pupanegara Sekala Brak ke XX Kepaksian Bejalan Diway Lampung Barat (Lambar) bersilaturrahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam yang berada di Jalan Sultan Muhammad Mansyur, Palembang. Minggu (13/9).
Kedatangan para Raja dan Sultan tersebut disambut langsung oleh Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn bersama ibunda SMB IV Ratu Agung Dewi Muslihat, istri Alm.Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja, Kombes Pol (Pur) Drs. Raden Muhammad Sjaefei Diradja, SH. dan didampingi permaisuri Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV, Ratu Agung Siti Fatemah,S.H.,M.Kn. beserta keluarga dan jajaran dari Kesultanan Palembang Darussalam.
Dalam kesempatan tersebut SMB IV menjelaskan mengenai sejarah Kesultanan Palembang Darussalam dan menjelaskan dan menunjukkan silsilah dirinya dari Kesultanan Palembang Darussalam.
Dalam kesempatan tersebut SMB IV sempat memberikan kenang-kenangan buku yasin Haul ke -3 SMB III dan buku Hikayat Palembang, buku ini merupakan hasil kajian dan kerjasama Kesultanan Palembang Darussalam bersama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang serta Pondok Pesantren Ittifaqiyah Indralaya.
SMB IV Jayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn mengatakan, kunjungan Raja Kerajaan Turikale Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M.Si bersama permaisuri dan Sultan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Pupanegara Sekala Brak ke XX Kepaksian Bejalan Diway Lampung Barat (Lambar) ke Palembang dalam rangka silaturahmi.
“ Khusus Raja Kerajaan Turikale Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M.Si ini sedang tour dari Jakarta sampai ke Aceh sekalian mengunjungi kerabat-kerabat Kesultanan di pesisir Sumatera hingga ke Aceh sedangkan kunjungan Sultan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Pupanegara Sekala Brak ke XX Kepaksian Bejalan Diway Lampung Barat (Lambar) kesini memang dia memiliki usaha di Palembang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Raja Kerajaan Turikale Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M.Si sempat memperkenalkan buku tentang terorisme, psikologi teroris itu seperti apa.
“ Juga mempererat hubungan antara Kesultanan, makanya Raja Kerajaan Turikale Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M.Si ini bersilaturahmi bersama sultan-sultan yang telah direncanakan , beliau touring bawa mobil sendiri,” katanya.
Brigjen Pol (Purn) D. AA Mapparessa MM M. sempat memberikan hadiah buku yang berjudul “Jalur Psikologis Teroris” kepada Sultan Mahmud Badaruddin IV.
“Saya menulis buku tentang Jalur Psikologis Teroris di Indonesia dan akan membagikan buku ini kepada teman-teman pengurus yang ada di Sumatera Selatan, mulai dari Lampung sampai Aceh. Buku ini saya bagikan kebeberapa pulau ini merupakan sumbangsi saya di FSKN.” katanya saat di wawancara.
“Dalam kesempatan ini juga dirinya juga memanfaatkan kunjungan ini untuk bersilaturrahmi kepada saudara-saudara, kepada sultan yang wilayahnya dirinya lewati termasuk SMB IV . Karena SMB IV, ayahandanya almarhum Sultan Mahmud Badaruddin III adalah senior saya, beliau adalah AKP Kepolisian tahun 1974 sementara saya AKP kepolisian 1978, jadi kesini kami menyambung silaturrahmi kembali.” katanya.
Sedangkan Sultan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Pupanegara Sekala Brak ke XX Kepaksian Bejalan Diway Lampung Barat berharap pertemuan silaturahmi ini selalu terjalin dan membawa kebaikan.#osk