Ruang Shalat di Kantor Pimpinan DPRD OI Tak Terawat

21

Sekwan: Tidak Ada Anggaran, Biar Saya yang Cuci Mukena

Inderalaya, BP–Wow, ruang shalat yang terletak di lingkungan kantor pimpinan DPRD Ogan Ilir (OI) kondisinya memprihatinkan. Beberapa orang yang mengunjungi kantor tersebut untuk singgah melaksanakan shalat mengeluh.

Pantauan  pada Rabu (26/8/2020), ruangan shalat berukuran 4×5 meter itu terletak di belakang press room, dalam kondisi dinding kotor, AC rusak, karpetnya kotor banyak terdapat bercak seperti air, sajadah yang banyak dihiasi dengan bulu kucing, mukena yang kotor karena banyak kotoran cicak dan sebagainya.

Baca Juga:  Ada Foto Bupati OI di Karung Beras Bantuan Covid-19, Fraksi Golkar OI Mempertanyakan?

“Mukenanya bau, warnanya putih jadi banyak bercak hitam, mungkin kena kotoran cicak, karpetnya banyak bercak air, ya harusnya karpet dicuci, di-laundry-kan. Rasanya tidak mungkin kantor DPRD OI tidak punya anggaran untuk membersihkan ruang shalat. Ini untuk ibadah, menghadap Allah SWT, seharusnya menjadi perhatian terutama kebersihan, masak seperti tidak terawat. Idealnya ruang shalat itu wangi, bersih, tujuannya agar yang melaksanakan shalat di sini merasa nyaman melaksanakan shalat!,” kata Ari, pengunjung yang sudah melaksanakan shalat.

Baca Juga:  Bidan Untuk Negeri di Ogan Ilir Hadirkan Senam Ibu Hamil

Petugas kebersihan Rat mengatakan banyak yang menumpang shslat di sini membawa mukena, “Ya mereka bawa mukena sendiri, memang mukena di sini kotor, saya pernah bawa pulang mencucikannya, tapi lama-lama saya biarkan saja. Kalau karpet jadi kotor itu kadang-kadang ada orang yang numpang makan di sini bawa nasi kotak, airnya tumpah atau makanannya tumpah dibersihkan secara biasa sehingga menimbulkan bekas minyak. Kalau mencuci karpet cara biasa susah, tidak ada alatnya, memang seharusnya di-laudry-kan,” jelasnya.

Baca Juga:  No Hepeng, Pemkab OI Nunggak Bayar Listrik Hingga Rp838 Juta

Sementara itu Sekwan DPRD OI Mukhsina mengatakan tidak ada anggaran untuk membersihkan mushala, “Ya namanya ada covid jadi banyak pengurangan anggaran, kalau soal mukena biar saya saja yang nanti mencucinya,” ucap Mukhsina via sambungan telepon. #hen

Komentar Anda
Loading...