Perbaikan Jalan Karang Dapo-Muara Lakitan Telan Anggaran Rp13 Miliar dari APBD Induk Sumsel 2020

Hasbi Asidiki
Palembang, BP
Bagi pengendara yang hendak melintasi jalan alternatif Karang Dapo-Muara Lakitan, harus lebih waspada. Pasalnya, sejak meningkatnya intensitas curah hujan selama tiga hari terakhir, mengakibatkan sebagian akses jalan menjadi lumpur.
Jalan Karang Dapo merupakan jalan penghubung antara Mutarataradengan Musi Rawas (Mura) yang tembus ke Muba panjangnya 80 km kondisinya kini rusak parah.
“Tahun ini kita anggarkan Rp13 miliar di APBD Sumsel induk 2020 lantaran ada 80 titik yang harus diperbaiki yang kondisinya parah,” kata Anggota DPRD Sumsel dapil Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara) dan Lubuklinggau Hasbi Asidiki, Selasa (18/8).
Selain itu menurut politisi partai Golkar ini, Jalan ini efektip untuk tiga kabupaten Mutaara , Mura dan Muba.
“Kalau perbaikan jalan ini bisa diselesaikan tahun ini atau tahun depan masyarakat Muratara yang masuk ke Palembang, mau ke Muba efektif lima jam tidak masuk Lubuk Linggau lagi,” kata pria yang terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Muratara ini.
Apalagi menurutnya, jalan ini efektip untuk aktivitas warga dan mengeluarkan bahan ekonomi, seperti karet dan sawit.
“Kita dorong dinas tahun depan lebih menganggarkan lebih tahun 2020 bisa di angka Rp30 miliar,” kata anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini.
Menurutnya jalan tersebut sudah rusak sejak dua tahun tahun terakhir , selain rusak juga berlumpur kalau hujan.
“Dulu pernah diaspal karena di musim hujan dan banyak mobil angkutan lewat jadi jalan rusak parah,” katanya.
Kepada dinas terkait dia menghimbau agar lokasi jalan yang rentan dengan rawa untuk dibuat bestek dan di sesuaikan dengan beton, agar jalan lebih kuat dan tahan lama.#osk