Antisipasi Prakrisis, LAAGI dan IKA UKMC Akan Gelar Aksi Kesehatan Gratis

31
Ketua Umum LAAGI Sukma Hidayat, SE dan Ketua IKA UKMC Okta Priandi saat memberikan keterangan pers.

Jakarta, BP–Dalam upaya penanganan pra krisis kesehatan akibat pandemi covids 19 yang masih menghantui masyarakat, Lintas Aktifis Antar Generasi ( LAAGI ), yang merupakan wadah aktifis dan civil society di Sumatera Selatan, bekerjasama dengan IKA UKMC berencana melakukan kegiatan pemeriksaan sekaligus pengobatan gratis kepada masyarakat.

Aksi kesehatan berupa Pengobatan gratis yang rencananya akan di laksanakan mulai tanggal 19 hingga 25 Agustus mendatang ini merupakan bagian dari peran aktifis dan ornamen civil society lainnya untuk melakukan mitigasi dan sekaligus aksi sebagai bagian dari upaya pencegahan krisis kesehatan yang mengancam masyarakat, khususnya di kota Palembang.

Baca Juga:  Hendriwansyah : Mari Hidup Sehat dengan Bersepeda

” kita mencoba melakukan upaya tanggap darurat secara cepat dan tepat kemasyarakat menyangkut masalah kesehatan sekaligus ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar minimal , ” ujar Sukma Hidayat SE, ketua umum LAAGI.

Sementara Okta Priandi, ketua IKA UKMC menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan masyarakat dalam rangka sosialisasi penanganan kesehatan, sekaligus memberi kesadaran agar masyarakat jangan trauma untuk berobat jika memang mengalami sakit.

Baca Juga:  Tambah 58 Kasus di 17 September, Pasien  Covid-19 di Sumsel Jadi 5.233 Jiwa

sejauh ini belum ada data specifik menyangkut lonjakan jumlah orang sakit di Palembang, baik dalam konteks penyakit secara umum, ataupun penyakit akibat pandemi virus Corona.

Palembang sendiri masih menjadi daerah belum aman dari pandemi covids 19 akibat minimnya upaya mitigasi dan pengawasan protokol kesehatan’, meski berbagai upaya sosialisasi sudah banyak di lakukan.

Baca Juga:  Rapid Tes Kontak Erat Warga OKI yang Dimakamkan Dengan Protokol Covid Negatif

Aksi kesehatan yang ber thema ” MERDEKA ITU SEHAT ” ini sendiri rencananya akan menyasar seluruh kecamatan yang ada di kota Palembang.

” berdasar hasil survey tim kajian kita, saat ini banyak masyarakat yang masih takut untuk berobat ke rumah sakit;dimasa pandemi ini yang salah satu penyebabnya adalah anggapan bahwa Virus Corona itu sebuah AIB sehingga masyarakat jadi enggan berobat.” tambah Sukma mengakhiri pembicaraan.#rel

Komentar Anda
Loading...