Pria Paruh Baya Cabuli Siswi Kelas 6 SD

Bambang Iwan Suseno (40 ) warga Kecamatan IB I Palembang tega melakukan aksi bejat terhadap anak temannya sendiri. Kasus ini terungkap setelah Bambang dilaporkan SZ (43), orang tua korban melapor ke Polrestabes Palembang, atas kasus Cabul.
Palembang, BP
Bambang Iwan Suseno (40 ) warga Kecamatan IB I Palembang tega melakukan aksi bejat terhadap anak temannya sendiri. Kasus ini terungkap setelah Bambang dilaporkan SZ (43), orang tua korban melapor ke Polrestabes Palembang, atas kasus Cabul.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polrestabes, Palembang, langsung menangkap pelaku saat berada dikediamannya, Rabu (22/7), sekitar pukul 21.30.
Meski sempat panik, Bambang pun dengan kepala tertunduk malu langsung digelandang petugas PPA ke Polrestabes, Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.
“Benar pelaku kita tangkap atas kasus cabul anak di bawa umur, pelajar kelas 6 SD,” kata Kasat Reskrim AKBP Nuryono melalui Kasubnit PPA, IPDA Hj Fifin Sumailan. Kamis (23/7).
Fifin mengatakan, dari keterangan pelaku saat diperiksa, aksi bejat pelaku sudah dilakukannya terhadap korban sejak tahun 2018 lalu. “Hampir 10 kali pelaku melakukan aksi bejarnya terhadap korban. Dimana pelaku tiap akan melakukan aksinya mengimingi dengan berikan uang Rp 20 ribu,” katanya.
Lanjut Fifin, aksi bejat itu pun dilakukan Bambang di kawasan UNSRI, tepatnya dibelakang lapangan Bulu Tangkis. “Saat lokasi sepi, saat itu lah pelaku, melancarkan aksinya. Dan mengajak korban ke lokasi tersebut,” katanya.
Selain pengamankan pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti berupa, pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan aksi bejat tersebut. “Atas ulahnya pelaku di jerat UU perlindumgan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” kata Fifin.
Sedangkan pelaku Bambang ketika ditemui di ruang PPA hanya menundukan kepalanya karena malu. Ia pun mengakui perbuatannya. “Saya tertarik pak dengan korban. Jadi saya khilaf, sudah 10 kali saya melakukan aksi itu. Dan setiap melakukan aksi itu korban saya berikan uang,” katanya.#osk