Tagihan PDAM Tirta Musi Melonjak, Puluhan Orang Demo Ke Kantor PDAM Tirta Musi

119

 Poto:

Puluhan orang dari Sriwijaya Corruption Watch (SCW) tentang melonjaknya tagihan PDAM Tirta Musi.

Palembang, BP

Puluhan orang dari Sriwijaya Corruption Watch (SCW) tentang melonjaknya tagihan PDAM Tirta Musi.

Dalam aksi yang digelar SCW didepan gerbang pintu masuk PDAM Tirta Musi Palembang, Jalan Rambutan, 30 Ilir, Ilir Barat II, Palembang pihak SCW menyebut, tagihan pembayaran iuran naik melambung dibanding dengan tiga bulan terakhir, Kamis (9/7) pukul 10.00.

Dari pantauan  aksi tersebut juga terlihat dihadiri beberapa personel kepolisian dari Polsek Ilir Barat II dan juga dibackup oleh Polrestabes Palembang untuk mengamankan aksi yang digelar SCW tersebut.

Baca Juga:  Rembuk Adat Pembina Adat Provinsi Sumsel Resmi di Buka

Salah satu perwakilan pihak SCW, Rahmat Sandy, mengaku timnya sudah sudah memiliki beberapa sample hasil survei dari beberapa warga yang disebut resah akibat melonjaknya tagihan PDAM Tirta Musi dibanding dengan tiga bulan terakhir.

“Kami ingin aksi ini tetap berlanjut, setelah aksi ini kami akan ke Walikota dan DPRD Kota Palembang, PDAM Tirta Musi ini merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang anggarannya dari APBD Kota Palembang, beberapa bulan terakhir pihak PDAM tidak ada mensosialisasikan ke unit, booster bagi pelanggan yang ada,” terang Rahmat.

Baca Juga:  SMB III Dimakamkan Dikomplek Pemakaman Raja-Raja Palembang Kawah Tekurep

Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya, aksi yang dilakukan tersebut merupakan sesuatu yang lumrah di negara demokrasi, tentang kebebasan berpendapat, dalam aksi pihak SCW berpendapat jika pihak PDAM Tirta Musi telah melakukan manipulasi data.

“Kami mengklarifikasi, tidak mungkin kami akan memanipulasi data meter air, karena meter air ini sekarang sudah kita baca dengan sistem digital, jadi tidak bisa kita menipu-nipu pelanggan,” tegas Andi .

Andi juga menyebut, pihaknya menerima dengan senang hati apabila tidak ada kepuasan dari pelanggan, silakan menghubungi call centre PDAM di 355 222 atau bisa juga langsung mendatangi Unit Pelayanan PDAM terdekat, agar bisa bersama mencari titik permasalahannya dimana.

Baca Juga:  Anggota DPRD Bangka Datangi PDAM Tirta Ogan

“Kita sudah pernah melakukan sosialisasi pada waktu itu, saat sedang memuncaknya Covid-19 semuanya mengalami paranoid, sehingga waktu itu kita lakukan sosialisasi lewat media sosial Instagram, karena saat itu kita tidak bisa mengundang media untuk menggelar press rilis, dan kita juga memaklumi bahwa masyarakat kurang mengetahui informasi yang kita sebarkan saat itu,” jelas Andi.#osk

Komentar Anda
Loading...