Pasutri Dirampok Perampok Bersenpi

20
BP/IST
Wahid Udin (34) dan istrinya yang tengah hamil tujuh bulan menjadi korban perampokan saat hendak pulang ke Palembang dari Kayuagung OKI di rampok oleh pelaku yang menggunakan senjata api (Senpi). Kejadian tersebut dialami kedua korban di Jalan Palembang Indralaya, KM 18 Ogan Ilir Senin (6/7).

Palembang, BP

Wahid Udin (34) dan istrinya yang tengah hamil tujuh bulan menjadi korban perampokan saat hendak pulang ke Palembang dari Kayuagung OKI di rampok oleh pelaku yang menggunakan senjata api (Senpi). Kejadian tersebut dialami kedua korban di Jalan Palembang Indralaya, KM 18 Ogan Ilir Senin (6/7).
Korban Wahid Udin (34) warga Plaju Kecamatan Sebrang Ulu II Palembang ini akhirnya membuat laporan ke Polda Sumsel Selasa (7/7).
Wahid Udin menceritakan peristiwa yang dialaminya berawal saat ia dan istrinya hendak pulang ke Palembang dari Kayuagung OKI.
“Aku samo bini aku nak ke Palembang dengan mengendarai motor Aerox pukul 03.00wib dari rumah orang tua. Di jembatan Ogan Ilir dekat pabrik sawit kami dibuntuti 3 pengendara motor yang saling berboncengan. Di KM 18 motor kami dipepet oleh mereka, bahkan salah satu pelaku meletuskan dua kali tembakan ke udara,” katanya.

Baca Juga:  Duet Ahmad Rizali-Shinta Berpotensi Menang di Pilkada Muara Enim

Diketahui pelaku berjumlah enam orang dengan mengendarai tiga motor diantaranya Honda Sonic, Vixion, dan Satria FU yang membawa 2 senjata api. Satu dari 6 pelaku memakai masker dan helm, sementara yang lainnya merampok dengan wajah terbuka.
Setelah pelaku meletuskan senpinya, kedua korban pun terjatuh karena medan jalan bergelombang saat itulah pelaku menghadang korban tepat didepan motor korban.
“Tidak usah banyak omong , aku Cuma mau mengambil motormu saja. Kata korban meniru perkataan pelaku.
Karena motor korban menggunakan remote, pelaku meminta remote tersebut. Dari perampokan ini pelaku membawa kabur satu unit motor Yamaha Aerox, dua handphone, hardisk merk tosiba, laptop dan uang senilai 500.000 milik korban.

Baca Juga:  Pesan Masker 10 Box, Dikirim Kardus Bekas

“Saat itu kondisi jalan memang ramai tapi cuma mobil yang melintas tanpa ada motor. Hanya motor kami dan motor mereka (pelaku) saja. Karena motor kami diambil kami terpaksa berjalan sejauh 1,5 KM bersama istri yang saat itu baru kontraksi dan kami ditolong mobil bus jurusan Bengkulu yang kebetulan sedang melintas,” katanya.
Kedua korban lalu diantarkan ke Polsek Kertapati dan diarahkan ke Polda Sumsel. Sedangkan istri Wahid Udin sudah dilarikan ke rumah sakit umum (RSMH) karena mengalami kontraksi.
Pamin III SPKT Polda Sumsel AKP Aidil Firti membenarkan adanya laporan korban perampokan dan laporan sudah diterima selanjutnya akan dilimpahkan ke Ditreskrimum untuk dilakukan penyelidikan.#osk

Komentar Anda
Loading...