DPRD Sumsel Bertukar Informasi Dengan Lampung Terkait Percepatan Perbaikan Ekonomi Masa New Normal

23
BP/IST
Upaya percepatan perbaikan ekonomi pedagang dan masyarakat terdampak Pandemi Covid 19 memasuki era new normal, Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertukar informasi bersama Kepala Dinas perdagangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Perdagangan Pemprov. Lampung, kunjungan kerja Komisi ll DPRD Provinsi Sumsel diterima oleh Kepala Dinas Perdagangan Pemprov Lampung,Satria Alam, Rabu (1/7).

Palembang, BP

Upaya percepatan perbaikan ekonomi pedagang dan masyarakat terdampak Pandemi Covid 19 memasuki era new normal, Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertukar informasi bersama Kepala Dinas perdagangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Perdagangan Pemprov. Lampung, kunjungan kerja Komisi ll DPRD Provinsi Sumsel diterima oleh Kepala Dinas Perdagangan Pemprov Lampung,Satria Alam, Rabu (1/7).

Baca Juga:  Gerindra Berusaha Raih 13 Kursi Di DPRD Sumsel

Ketua Komisi ll DPRD sumsel Asgianto. ST, bersama Wakil Ketua DPRD Sumsel H. M. Giri Ramanda N. Kiemas, SE, MM beserta pimpinan dan anggota Komisi ll DPRD Sumsel yang hadir menyampaikan bahwa Kunker komisi ll ke Dinas Perdagangan Pemprov Lampung ini bertujuan untuk bertukar informasi tentang bagaimana Pemprov Lampung melakukan upaya percepatan perbaikan ekonomi pada masa memasuki era New Normal terhadap kegiatan pasar-pasar tradisional.
“Dalam memasuki era New Normal ini, kebijakan apa saja yang telah dilakukan Pemprov Lampung dalam membantu para pedagang pasar dan masyarakat untuk menghidupkan kembali kegiatan ekonomi pedagang dan masyarakat,” kata Giri.

Baca Juga:  Terpilih Duta Pertanian Sumsel 2021, Siap Berkontribusi Untuk Pembangunan Pertanian di Sumsel

Selanjutnya, Kepala Dinas Perdagangan Pemprov Lampung Satria Alam menjelaskan bahwa dalam menghadapi era New Normal ini Pemprov Lampung telah meluncurkan Program Pasar Bersubsidi dengan menyediakan 90.000 paket sembako yang berisikan beras, minyak goreng, terigu dan gula Pasir.
Selain itu juga Pemprov Lampung telah memprioritaskan untuk para pedagang kecil di rest area.
“Selain hal-hal yang tersebut diatas, para pedagang pasar tradisional diminta untuk terus berdisiplin dan mematuhi Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran covid 19,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...