Wali Murid Desak Sekolah Jangan Selewengkan Dana PIP

22
Program Indonesia Pintar Presiden RI

Palembang, BP–Kendatipun tak begitu banyak nilainya, Program Indonesia Pintar (PIP) Presiden RI sangat berguna bagi siswa-siswi terutama bagi mereka kalangan keluarga prasejahtera.

Berangkat dari hal tersebut, walimurid SD Negeri 18 Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim mendesak pihak sekolah jangan sampai menyelewengkan dana siswa miskin tersebut.

“Jadi kami mendesak agar sekolah, tak hanya SDN 18 Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim, tapi juga sekolah lain jangan sampai ada penyewengan dana. Kasihan jika banyak anak putus sekolah karena dana PIP diselewengkan,”ujar Ryan Yohwari salah satu wali murid SDN 18 Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim, Senin (23/12).

Baca Juga:  Pemira UIN Memanas, Puluhan Mahasiswa Geruduk Gedung Rektorat

Pasalnya, Ryan menceritakan bahwa di SDN 18 Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim bahwa tahun 2017 dana PIP untuk siswa sebesar Ro450.000 persiswa, pertahun ada dan diterima oleh siswa. Akan tetapi 2018-2019 tidak ada kabar.

“Nah kami mencoba bertanya ke sekolah bersama wali murid lain. Kami coba tanya kendalanya apa kok gak cair, jika bisa kami bantu, kami bantu kordinasikan ke Dinas Pendidikan,”jelasnya.

Baca Juga:  Disdik Instruksikan SMP Gunakan e-Raport Semester Depan

Usut punya usut ternyata dana PIP tahun 2019 ada di bank dan kendalanya buku tabungan ada di kepala sekolah sedangkan dana PIP 2018 sudah terpakai oleh kepala sekolah.

“Akhirnya kepala sekolah itu bersedia mengganti dan akan dibayar manual,”jelasnya.

Atas kejadian ini, ada timbul lagi masalah baru. Ternyata sekolah MI di Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim juga terjadi hal serupa.

Baca Juga:  Peserta Antusias Ikuti Kelas Jurnalistik di Museum SMB II

“Sehingga kami berharap kepada pihak sekolah agar jangan sampai ada penyelewengan. Dan kami berharap kepada mereka yang bisa membantu mencairkan segera dicairkan agar bisa dimanfaatkan mereka penerima PIP. Jangan sampai dari kejadian seperti ini banyak anak putus sekolah,”pungkasnya. #sug

Komentar Anda
Loading...