Suwadi Tewas Tercabik-Cabik Harimau

35
BP/IST
Aspani Suwadi (56) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat yang ditemukan meninggal dengan bagian tubuh terpisah.

Palembang, BP

Warga Kabupaten Lahat dan Sumsel umumnya kembali dibuat geger dengan bertambahnya warga yang tewas diduga diserang hewan buas jenis harimau Sumatera.

Kali ini korbannya, Aspani Suwadi (56) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat yang ditemukan meninggal dengan bagian tubuh terpisah.

Jenasah korban pertama kali ditemukan tewas pada Minggu (22/12) sekitar pukul 12.00 oleh anak bungsunya Volta (16) diduga menjadi korban serangan hewan buas jenis Harimau saat berada di kebun Atahan Hepang Libag Desa Pajar Bulan Kecamatan, Mulak Ulu Kabupaten Lahat.

Baca Juga:  Gua Harimau dan Gua Putri Ditargetkan Jadi Kawasan Cagar Budaya Nasional

“Pertamakali yang temukan Volta, anak ketiga Alm Suwadi. Saat itu anak bungsunya itu ingin mengantarkan beras kepada bapaknya, seketika anaknya melihat bapaknya sudah tewas,” kata Jefri warga sekaligus perangkat desa setempat saat menghantarkan jenazah ke RSUD Lahat, Minggu (22/12).

Menurutnya, Suwadi sudah sekitar sepekan berada di kebun (menginap tidak pulang kerumah) yang bejarak sekita satu jam dari desa, karena menunggu buah durian yang sebentar lagi panen. Saat ditemukan, kata Jefri, bagian tubuh korban sudah terpisah pisah. Dan saat ini bagian tubuh korban yakni rongga dada belum ditemukan.

Baca Juga:  Tim Gabungan Berhasil Tangkap Harimau Sumatera

“Dia (Suwadi) sudah sekitar sepekan di kebun menjaga pohon duren (durian) yang hampir panen. Saat ditemukan anaknya (Volta) bagian tubuhnya sudah terpisah, ada yang terpisah sampai sekitar 50 meter, dan bagian dada belum ditemukan. Diduga saat sedang merumput, karena alat merumputnya masih di lokasi, seperti bajunya juga,” katanya.

Menurutnya, saat ini warga bersama perangkat desa, Polri, TNI sedang mencari bagian tubuh korban yang belum ditemukan. Saat ini kondisi hujan deras masih menyulitkan pencarian.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Sahkan Propemperda Tahun 2024

“Dugaan menjadi serangan harimau, di lokasi ada jejak seperti jejak harimau,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...